Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kelebihan Gula dan Garam Jadi Biang Penyakit, Ini Tips Mengontrolnya

Gula dan garam menjadi biang beragam penyakit apabila dikonsumsi secara berlebihan. Ahli gizi UNS punya tips untuk mengontrolnya.

Senin, 21 Februari 2022
A A
Ilustrasi gula. Foto pasja1000/pixabay.com.

Ilustrasi gula. Foto pasja1000/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Punya segudang aktivitas selama work from home (WFH) acapkali menjadi alasan orang untuk mengabaikan pola makan yang sehat. Yang terpenting, asupan makanan terpenuhi dengan cukup bolak-balik memesan lewat pesan antar atau pun ojek online. Tak lagi memperhatikan kandungan gula dan garam yang tinggi dalam makanan dan minuman yang dipesan dari luar.

Sementara makanan dan minuman tinggi kadar gula dan garam mudah memicu berbagai macam penyakit. Seperti diabetes militus bagi atau penyakit gula yang kelebihan gula atau pun hipertensi atau tekanan darah tinggi bagi yang kelebihan garam. Padahal stamina tubuh mesti tetap fit selama masa pandemi. Lantas bagaimana mengontrolnya?

Baca Juga: Sejumlah Negara Mulai Berlakukan Transisi Endemi Covid-19, Indonesia Pilih Hati-hati

Ahli gizi Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Banun Ma’rifah Fatshidi memiliki tips jitu untuk mengontrol asupan makanan kita.

Pertama, ia menyarankan orang-orang untuk mematuhi anjuran konsumsi gula, garam, dan lemak dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 30 Taun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak serta Pesan Kesehatan pada Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.

“Pedomannya adalah G4 G1 L5,” ujar Banun sebagaimana dilansir dari laman uns.ac.id, 15 Februari, 2022.

G4 G1 L5 yang dimaksud adalah anjuran konsumsi gula per orang per hari adalah sepuluh persen dari total energi atau setara 200 kkal.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: garamgulahipertensipenyakit gulatekanan darah tinggi

Editor

Next Post
Ilustrasi tanaman herbal. Foto sipa/pixabay.com.

Hati-hati, Mengonsumsi Tanaman Herbal Ada Caranya

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media