Senin, 9 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Situasi Terkini Lumajang Pasca Erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022

Rabu, 7 Desember 2022
A A
Pasca erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022, pendataan penyintas Gunung Semeru di Gedung Serbaguna Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Foto BNPB.

Pasca erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022, pendataan penyintas Gunung Semeru di Gedung Serbaguna Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dampak erupsi Gunung Semeru pada Minggu, 4 Desember 2022, BNPB mencatat 29 hewan ternak warga mati, dan hingga hari kedua pasca erupsi Gunung Semeru, pengungsi bertambah. Sementara akses jalan ke Desa Pronojiwo terputus.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Semeru kembali meletus pada Selasa, 6 Desember 2022, pukul 05.02 WIB. Data letusan yang dilansir dari laman Magma Indonesia menjelaskan, tinggi kolom abu dari letusan mencapai 400 meter di atas puncak atau 4.076 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanis teramati berwarna putih tebal mengarah ke selatan dan barat daya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari sejak 4 Desember 2022.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022

Berdasarkan data pasca erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022, BNPB merilis 29 hewan ternak mati, 71 hektar lahan pertanian terdampak, 2 unit jembatan terdampak, 3 kilometer ruas jalan terdampak, 1 fasilitas pendidikan terdampak dan 4 tempat ibadah terdampak.

Situasi terkini di Kabupaten Lumajang pasca erupsi Gunung Semeru, BNPB menyebutkan, pengungsi dampak awan panas guguran Gunung Semeru bertambah 781 penduduk. Para penyintas erupsi Gunung Semeru tersebut di 21 lokasi pengungsian, salah satunya di Gedung Serbaguna Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro.

Petugas pusat pengendali operasi BPBD Lumajang menjelaskan, setiap hari mereka melakukan pendataan. Hal ini dikarenakan pada waktu pagi hingga siang, pengungsi dampak erupsi Gunung Semeru kembali ke rumahnya.

Baca Juga: Walhi, KUHP Menguntungkan Korporasi Penjahat Lingkungan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: awan panas guguran Gunung Semeruerupsi Gunung SemeruKabupaten Lumajangpasca erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022penyintas erupsi Gunung SemeruProvinsi Jawa TimurRelokasi warga erupsi Gunung Semeruwedhus gembel Gunung Semeru

Editor

Next Post
Aksi spanduk memprotes rencana pengesahan RKUHP di acara car free day di Jakarta, 27 November 2022. Foto Istimewa

UII, Penegak Hukum Harus Bisa Bedakan Tindak Pidana dan Kritik agar Tak Serampangan

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media