Minggu, 18 Januari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Situasi Terkini Lumajang Pasca Erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022

Rabu, 7 Desember 2022
A A
Pasca erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022, pendataan penyintas Gunung Semeru di Gedung Serbaguna Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Foto BNPB.

Pasca erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022, pendataan penyintas Gunung Semeru di Gedung Serbaguna Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dampak erupsi Gunung Semeru pada Minggu, 4 Desember 2022, BNPB mencatat 29 hewan ternak warga mati, dan hingga hari kedua pasca erupsi Gunung Semeru, pengungsi bertambah. Sementara akses jalan ke Desa Pronojiwo terputus.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Semeru kembali meletus pada Selasa, 6 Desember 2022, pukul 05.02 WIB. Data letusan yang dilansir dari laman Magma Indonesia menjelaskan, tinggi kolom abu dari letusan mencapai 400 meter di atas puncak atau 4.076 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanis teramati berwarna putih tebal mengarah ke selatan dan barat daya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari sejak 4 Desember 2022.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022

Berdasarkan data pasca erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022, BNPB merilis 29 hewan ternak mati, 71 hektar lahan pertanian terdampak, 2 unit jembatan terdampak, 3 kilometer ruas jalan terdampak, 1 fasilitas pendidikan terdampak dan 4 tempat ibadah terdampak.

Situasi terkini di Kabupaten Lumajang pasca erupsi Gunung Semeru, BNPB menyebutkan, pengungsi dampak awan panas guguran Gunung Semeru bertambah 781 penduduk. Para penyintas erupsi Gunung Semeru tersebut di 21 lokasi pengungsian, salah satunya di Gedung Serbaguna Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro.

Petugas pusat pengendali operasi BPBD Lumajang menjelaskan, setiap hari mereka melakukan pendataan. Hal ini dikarenakan pada waktu pagi hingga siang, pengungsi dampak erupsi Gunung Semeru kembali ke rumahnya.

Baca Juga: Walhi, KUHP Menguntungkan Korporasi Penjahat Lingkungan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: awan panas guguran Gunung Semeruerupsi Gunung SemeruKabupaten Lumajangpasca erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2022penyintas erupsi Gunung SemeruProvinsi Jawa TimurRelokasi warga erupsi Gunung Semeruwedhus gembel Gunung Semeru

Editor

Next Post
Aksi spanduk memprotes rencana pengesahan RKUHP di acara car free day di Jakarta, 27 November 2022. Foto Istimewa

UII, Penegak Hukum Harus Bisa Bedakan Tindak Pidana dan Kritik agar Tak Serampangan

Discussion about this post

TERKINI

  • Rapat pleno untuk mendengarkan penjelasan pengusul dari Fraksi PAN terkait RUU tentang Pengelolaan Perubahan Iklim di Gedung DPR RI, Jakarta, 15 Januari 2026. Foto Geral-Andri/DPR.Legislator Usulkan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim Atur Perdagangan Karbon
    In News
    Minggu, 18 Januari 2026
  • Ilustrasi koruptor sumber daya alam. Foto Robert_Anthony_Art/pixabay.com.Walhi Ingatkan Pilkada Tak Langsung Rawan Korupsi Sumber Daya Alam
    In News
    Minggu, 18 Januari 2026
  • Sinkhole di lahan warga di Dusun Kandri, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Foto desapucung.gunungkidulkab.go.id.Rekayasa Geoteknik Cegah Sinkhole yang Sering Terjadi di Kawasan Karst
    In IPTEK
    Sabtu, 17 Januari 2026
  • Ilustrasi interaksi kucing dengan manusia. Foto vaclavzavada/pixabay.com.Kucing Tak Akibatkan Infertilitas Manusia, Justru Makanan Jadi Sumber Utama
    In Rehat
    Sabtu, 17 Januari 2026
  • Tim medis melakukan nekropsi pada gajah sumatera betina yang ditemukan mati di Dusun Aras Napal, Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto ksdea.menlhk.go.idIndonesia Peringkat Kedua Rawan Bencana, Kehilangan Biodiversitas Tertinggi di Sumatra
    In Lingkungan
    Jumat, 16 Januari 2026
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media