Jumat, 16 Januari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sumatra Barat Jadi Role Model Sistem Satu Data Bencana yang Sensitif Gender

Selasa, 25 November 2025
A A
Tampilan dasbor sistem informasi Satu Data Bencana (SDB) yang menampilkan menu informasi kebencanan dan dapat diakses publik untuk ketangguhan masyarakat Sumatra Barat yang diluncurkan di Auditorium Gubernur Sumatra Barat, Kota Padang, Selasa, 25 November 2025. Foto Pemprov Sumbar.

Tampilan dasbor sistem informasi Satu Data Bencana (SDB) yang menampilkan menu informasi kebencanan dan dapat diakses publik untuk ketangguhan masyarakat Sumatra Barat yang diluncurkan di Auditorium Gubernur Sumatra Barat, Kota Padang, Selasa, 25 November 2025. Foto Pemprov Sumbar.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) termasuk salah satu wilayah yang rawan terhadap ancaman bencana di Tanah Air. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada periode awal Januari hingga November 2025 tercatat ada 68 kejadian bencana di sana. Dari total kejadian, korban tewas 1 orang, luka-luka 3 orang, menderita 43.605 orang, dan mengungsi 353 orang. Sedangkan kerusakan tempat tinggal mencapai 339 unit dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat.

Ketangguhan masyarakat menjadi perhatian pemerintah daerah setempat, salah satunya dengan penyajian informasi melalui dasbor sistem Satu Data Bencana (SDB). Sistem ini merupakan bentuk dari tata kelola satu data kebencanaan menjadi bagian penting dalam manajemen kebencanaan. BNPB mendorong BPBD Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) untuk mewujudkannya lewat pengukuhan forum Satu Data Bencana dan pengenalan sistem informasi SDB di Kota Padang, Selasa, 25 November 2025.

Tata kelola data yang sensitif gender

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana yang membacakan sambutan Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian menjelaskan, tata kelola data kebencanaan yang dibutuhkan para pemangku kepentingan tidak hanya berupa data tersimpan. Melainkan juga dalam pengajian, perencanaan hingga pengambilan kebijakan yang akan berpengaruh terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat.

Baca juga: Pertahankan Tanaman dari Perusakan Perusahaan Sawit, Lima Petani Pino Raya Ditembak

Perwujudan dari tata kelola ini divisualisasikan ke dalam sistem informasi SDB di wilayah Provinsi Sumbar. Melalui sistem informasi SDB, BNPB berharap seluruh data kebencanaan dapat dikelola secara terpadu dan transparan.

“Mulai dari kejadian, dampak, risiko, kapasitas hingga data terpilah untuk kelompok rentan, seperti lansia, perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan komunitas terpencil,” kata Andi secara daring.

Langkah ini juga menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan satu pintu data kebencanaan yang inklusif di daerah. Sementara Forum SDB yang dikukuhkan untuk mendukung penyelenggaraan tata kelola data kebencanaan di Sumbar.

Forum ini memiliki peran sebagai wadah koordinasi lintas sektor yang memastikan standar data diterapkan secara konsisten, data terverifikasi dengan baik, data terpilah tersedia dan dimanfaatkan dalam seluruh fase manajemen bencana. Serta dapat dimanfaatkan secara optimal untuk perencanaan, pembiayaan, dan pengambilan keputusan di seluruh fase manajemen bencana.

Baca juga: Delapan Kecamatan di Padang Pariaman Tergenang Luapan Banjir Empat Sungai

“Lebih dari itu, kami berharap forum ini menjadi ruang kolaboratif yang aktif dan produktif, tidak hanya dalam mengelola data, tetapi juga dalam memajukan inovasi, memperkuat kapasitas, dan meningkatkan literasi data kebencanaan di daerah,” ujar Andi.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi menambahkan, Sistem informasi SDB dapat memberi manfaat dalam penyediaan data kejadian dan dampak bencana secara terstruktur, mutakhir dan terverifikasi.

Sistem ini dapat menyatukan data lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan lintas kabupaten/kota untuk menghindari duplikasi maupun ketidaksinkronan data, serta memfasilitasi analisis cepat dalam mendukung pengambilan Keputusan.

“Menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan dokumen perencanaan daerah,” imbuh Arry.

Sementara Forum SDM, menurut dia memiliki peran strategis. Pihaknya ingin memastikan mekanisme berbagi data berjalan secara konsisten, standar data dan metadata disepakati bersama, pembersihan, pemutakhiran, dan verifikasi data dilakukan secara berkala serta memastikan inklusivitas data, termasuk integrasi aspek gender, disabilitas dan kelompok rentan.

Baca juga: Musim Hujan Memicu Peningkatan Potensi Erupsi Gunung Semeru

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBdasbor SDBPemerintah Provinsi Sumatra Baratsensitif genderSistem Satu Data Bencanatata kelola data kebencanaan

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.

Etty Riani, Timbunan Limbah Cangkang Kerang Hijau Terkontaminasi Logam Berat

Discussion about this post

TERKINI

  • WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa dan Menkes Budi Gunadi Sadikin berkunjung ke Sampang, Madura dalam program eliminasi kusta, 8 Juli 2025. Foto Dok. Kemenkes.Jangan Takut Periksa Kusta, Sepekan Usai Diobati Tak Menular Lagi
    In Rehat
    Kamis, 15 Januari 2026
  • Penampakan huntara dari kayu hanyutan di Aceh. Foto Dok. Rumah Zakat.Kayu Hanyutan Jadi Huntara, Biar Penyintas Aceh Tak Terlalu Lama Hidup di Tenda
    In Rehat
    Kamis, 15 Januari 2026
  • Ilustrasi penyakit kulit. Foto Miller_Eszter/pixabay.comPrevalensi Penderita Kusta di DIY Terendah, Tapi Tiap Bulan Ada Pasien Baru
    In Rehat
    Rabu, 14 Januari 2026
  • KKP mempersiapkan pengiriman 159 ton bantuan ke lokasi bencana Sumatra, 13 Januari 2026. Foto KKP.Legislator Kritik Seremonial Bantuan Menteri di Aceh, Puluhan Kampung Masih Terisolasi
    In News
    Rabu, 14 Januari 2026
  • Ilustrasi makanan kaleng. Foto MabelAmber/pixabay.com.Jangan Sepelekan Kemasan Kaleng Makanan yang Penyok, Gembung dan Berkarat
    In IPTEK
    Selasa, 13 Januari 2026
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media