Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sumbar Kirim Rendang 1,3 Ton untuk Korban Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022
A A
Sumbar kirim rendang untuk korban gempa Cianjur. Foto ilustrasi sharonang | pixabay.com.

Sumbar kirim rendang untuk korban gempa Cianjur. Foto ilustrasi sharonang | pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kirim rendang untuk korban gempa Cianjur. Rendang, makanan khas Sumbar ini dipastikan tahan selama satu bulan untuk dikonsumsi. Inisiatif Sumbar kirim rendang untuk korban gempa Cianjur datang dari instruksi Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, guna memenuhi kebutuhan permakanan korban gempa Cianjur. Rendang yang dikirim Pemerintah Provinsi Sumbar sebanyak 1,3 ton paket.

Kasie Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Sumbar, Ilham Wahab mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui BPBD Sumbar telah mengumpulkan paket rendang dari beberapa OPD terkait, BUMN, lembaga, UMKM dan relawan masyarakat. Ilham memastikan, paket rendang yang dikirim tersebut memiliki ketahanan sampai satu bulan sehingga sangat layak dikonsumsi secara langsung oleh warga terdampak.

“Dari seluruh OPD di Sumatera Barat jumlahnya beragam. Ada yang 10 kilo, ada yang 20 kilo, ada yang 30 kilo. Ada dari BUMN, Baznas dan ada juga dari UMKM,” kata Ilham.

Baca Juga: Ini Konsep Pemukiman Tahan Bencana di Wilayah Cincin Api

Menurut Ilham, paket rendang tersebut secara simbolis telah diberangkatkan menggunakan jalur udara dan dikawal langsung oleh Gubernur Provinsi Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Jumaidi.

Melalui BPBD Provinsi Sumbar 1,3 ton paket rendang diberangkatkan menggunakan jalur darat pada hari ini, Jumat, 25 November 2022, dan dijadwalkan tiba di Cianjur pada Minggu, 27 November 2022.

Pengiriman paket rendang untuk pemenuhan kebutuhan permakanan bagi warga terdampak bencana, bukanlah yang pertama kali dilakukan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Baca Juga: Ringan dan Tahan Gempa, Kayu Jadi Material Konstruksi Masa Depan

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Sumbar juga telah mengirimkan paket rendang bagi penanganan bencana yang terjadi di sejumlah wilayah seperti peristiwa awan panas guguran Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, juga untuk korba bencana banjir dan longsor di Aceh, Bengkulu, Dumai, kemudian juga gempa bumi dan tsunami di Palu dan sebagainya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: dampak gempa Cianjurdata korban gempa Cianjurgempa kerak dangkal CianjurrendangSumbar kirim rendang untuk korban gempa Cianjursumber gempa Cianjur

Editor

Next Post
Jumlah korban meninggal dampak gempa Cianjur yang ditemukan hingga Jumat, 25 November 2022, sudah mencapai 310 orang. Foto BNPB, kondisi permukiman warga yang terdampak gempa di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Jumlah Korban Meninggal Dampak Gempa Cianjur 310 Orang

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media