Rabu, 26 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Surat Komunitas Vegan untuk Prabowo, Percepat Upaya Atasi Pemanasan Global

Hari Vegan Sedunia mengingatkan kita semua akan fakta bahwa apa yang kita konsumsi berkontribusi besar terhadap memburuknya perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.

Sabtu, 9 November 2024
A A
Ilustrasi makanan vegetarian. Foto JillWellington/pixabay.com.

Ilustrasi makanan vegetarian. Foto JillWellington/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Kelima, dalam laporan World Risk Report (WRI) tahun 2022, Indonesia tercatat sebagai negara nomor tiga di dunia yang paling berisiko terkena bencana setelah Filipina dan India.

Keenam, kondisi ini memburuk karena laporan WRI tahun 2023 menempatkan Indonesia sebagai negara kedua yang paling berisiko terkena bencana setelah Filipina. Padahal pada 2018 Indonesia tidak termasuk dalam 10 besar negara yang paling berisiko terhadap bencana.

Ketujuh, bergesernya posisi Indonesia menjadi negara yang berisiko sangat tinggi terhadap bencana ini menunjukkan, Indonesia memiliki tingkat paparan, kerentanan dan kerawanan tinggi terhadap bencana, sementara kapasitas penanganan bencana kurang dan minimnya adaptasi terhadap bencana.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem, La Nina Tingkatkan Potensi Hujan Lebat Hingga Awal 2025

Kedelapan, pada 2014 – 2024 terdapat 35.925 kejadian bencana di Indonesia yang menghilangkan sedikitnya 11.350 nyawa.

Kesembilan, intensitas bencana di Indonesia juga menunjukkan trend peningkatan.

Sementara industri peternakan telah berkontribusi secara signifikan terhadap perubahan iklim melalui emisi gas rumah kaca (karbondioksida/CO2, Metana/CH4, Nitrous Oksida/NO2) dalam jumlah besar. Juga berkontribusi dalam perusakan lingkungan akibat polusi udara-tanah-air dan deforestasi secara luas, dan karenanya dampak industri peternakan terhadap pemanasan global tidak dapat diabaikan.

Baca Juga: Kasasi Ditolak MA, Perjuangan Suku Awyu Mempertahankan Hutan Papua Jalan Terus

“Tanpa pengurangan signifikan dalam konsumsi daging global, kita akan kehilangan peluang strategis dalam mengatasi perubahan iklim, menyelamatkan bumi dan segenap penghuninya,” papar Yogen.

Usulan untuk Pemerintahan Prabowo

Dengan mempertimbangkan berbagai fakta tersebut, komunitas Vegan Squad mengajukan usulan dan mendorong Pemerintahan Prabowo Subianto untuk mengambil langkah-langkah berikut:

Pertama, membuat kebijakan mengurangi konsumsi daging sebagai salah satu langkah strategis dan ekonomis dalam mengatasi perubahan iklim.

Baca Juga: Solusi Food Waste di Jakarta, Sampah Hotel Restoran Kafe Tak Masuk TPA

Kedua, menjalankan komitmen mengurangi deforestasi secara signifikan dan menghindari proyek-proyek pembangunan yang memperburuk deforestasi.

Ketiga, melakukan dan memperluas edukasi pada masyarakat tentang pola hidup vegan/vegetarian sebagai langkah efektif mengatasi perubahan iklim, dengan melibatkan berbagai pihak, seperti media, lembaga pendidikan, kelompok agamawan, korporasi, komunitas-komunitas vegan, dan lainnya.

Keempat, mendorong dan memfasilitasi produksi pangan lokal nabati untuk mendukung dan memperluas penerapan pola hidup vegan/vegetarian.

Kelima, mendukung dan memfasilitasi perluasan pertanian selaras alam dengan melibatkan organisasi dan komunitas petani. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Hari Vegan Seduniakomunitas veganpemanasan globalperubahan iklimVegan Squad

Editor

Next Post
Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi lagi, 7 November 2024. Foto Magma Indonesia.

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi 11 Kali Sehari, Radius Zona Aman Diperluas 9 Km

Discussion about this post

TERKINI

  • Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat
    In News
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah
    In Lingkungan
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media