Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tahun 2029 Target Populasi Kedua Badak Jawa Hasil Translokasi dari Ujung Kulon ke JRSCA

Jumat, 29 Agustus 2025
A A
Badak jawa Kasih lahirkan anak ke-4. Foto ppid.klhk.go.id.

Badak jawa Kasih lahirkan anak ke-4. Foto ppid.klhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam laporannya, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Satyawan Pudyatmoko menyampaikan translokasi bukan sekadar memindahkan satwa. Melainkan ada proses panjang dan hati-hati yang dipersiapkan sejak bertahun-tahun lalu melalui sejumlah tahapan.

Baca juga: Perubahan Iklim Sulit Diprediksi, BMKG Gunakan Kecerdasan Buatan

Pertama, pembangunan fasilitas JRSCA seluas 40 hektare untuk lokasi translokasi. Kedua, pemilihan individu badak dengan mempertimbangkan haplotipe genetik berbeda untuk menghindari inbreeding.

Ketiga, survei jalur pergerakan badak dan lokasi pit-trap untuk penangkapan aman. Keempat, survei jalur transportasi dari lokasi tangkapan ke JRSCA, termasuk habituasi badak yang akan ditranslokasi.

Kelima, simulasi lapangan dan finalisasi SOP untuk memastikan seluruh prosedur berjalan lancar. Keenam, penyusunan pedoman ethical assessment bersama para pakar nasional maupun internasional.

Baca juga: Jatam Menduga Badan Industri Mineral untuk Memfasilitasi Pengusaha Tambang Rakus

Satyawan, menegaskan seluruh tahapan dilakukan dengan standar internasional dan prinsip kesejahteraan satwa. Lewat operasi ini, pemerintah berharap populasi badak Jawa dapat lebih aman, sehat, dan berkelanjutan.

“Keselamatan Badak Jawa adalah prioritas utama,” kata dia.

Pemerintah menargetkan pada 2029 populasi kedua Badak Jawa telah terbentuk, sebagai bukti nyata komitmen Indonesia menjaga satwa ikonik dunia. [WLC02]

Sumber: Kementerian Kehutanan

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: badak JawaJavan Rhino Study and Conservation AreaKementerian KehutananRhinoceros sondaicusTaman Nasional Ujung Kulontranslokasi Badak Jawa

Editor

Next Post
Tim ekspedisi riset Samudera Hindia. Foto Dok. BRIN.

Tim Ekspedisi Riset Bawa Pulang Rekaman Data Misteri Kegempaan di Samudra Hindia

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media