Rabu, 2 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tanam Mangrove Berhasil Apabila Kelangsungan Hidup Capai 75 Persen

Selasa, 23 Mei 2023
A A
Peninjauan mangrove di Pulau Rambut, Kepulauan Seribu. Foto ipb.ac.id.

Peninjauan mangrove di Pulau Rambut, Kepulauan Seribu. Foto ipb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Lebih lanjut Hefni menjelaskan, metode yang diaplikasikan dalam monitoring dan evaluasi adalah sensus, verifikasi ulang dengan sampling dan dokumentasi. Berdasarkan hasil verifikasi lapang, jumlah keberhasilan tumbuh mangrove sebanyak 48.505 individu atau 92,5 persen dari jumlah total mangrove yang ditanam di ketiga pulau (Untung Jawa, Rambut dan Bokor), yakni sebanyak 52.428 individu.

“Tinggi tumbuhan mangrove yang semula berkisar antara 20 sampai 40 cm. Ketika verifikasi lapang, tinggi mangrove mencapai 60 sampai dengan lebih dari 100 cm,” ujar Advisory Board Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) IPB University ini.

Penanaman mangrove tersebut merupakan komitmen dari PHE ONWJ dalam menjaga keanekaragaman tumbuhan mangrove. Juga untuk memenuhi kewajiban kompensasi pengganti dari tumbuhan mangrove yang terpapar insiden kebocoran sumur eksplorasi di offshore Karawang pada 2019.

Baca Juga: Ini Bahaya Jerat Babi di Pasaman

“Mangrove yang terpapar dimaknai sebagai mangrove yang ditempeli oleh tarball. Keterpaparan mangrove pada tingkatan pancang dan tiang tidak sampai menyebabkan kematian. Walaupun hanya setetes tarball yang menempel, ada pertumbuhan bibit yang terganggu,” papar Hefni.

Atas arahan Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Ditjen PPKL), PHE ONWJ diharuskan menanam sebanyak tiga kali jumlah individu mangrove yang terpapar. Sekaligus merupakan kompensasi dan memelihara serta memantau pertumbuhannya selama empat semester. Berita acara yang ditandatangani oleh semua peserta verifikasi lapang menyatakan penanaman mangrove dikategorikan berhasil. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: IPB Universitypenanaman mangrovetarballtolok ukur keberhasilanverifikasi lapang

Editor

Next Post
Wahyu, si macan tutul jawa. Foto ppid.menlhk.go.id.

Wahyu si Macan Tutul Jawa Perkaya Keanekaragaman Hayati Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Ladang padi aktif dan hutan dalam satu lanskap sebagai gambaran sistem perladangan gulir balik masyarakat Dayak Iban Sungai Utik. Foto Dok. Rifki Sungkar/SITH ITB.Belajar Memahami Api dalam Sistem Perladangan Masyarakat Dayak Iban Sungai Utik
    In IPTEK
    Selasa, 1 September 2026
  • Karhutla di lahan gambut. Foto Dok. Walhi.Ribuan Titik Api di Lahan Gambut dan Konsesi, Walhi: Bukti Negara Gagal Memaksa Korporasi Bertanggung Jawab
    In Lingkungan
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra utara, 31 Agustus 2026 pukul 11.19. Foto Dok. Magma Indonesia.Gunung Sinabung Berstatus Siaga, PVMBG: Dimungkinkan Terjadi Erupsi Lebih Besar
    In Bencana
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Sampurna, orangutan jantan yang ditemukan lemas akibat karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat. Foto Dok. Kemenhut.Orangutan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla di Ketapang
    In News
    Minggu, 30 Agustus 2026
  • Ilustrasi sinar matahari memerah di tengah karhutla. Foto Istimewa.Mengapa Matahari Memerah di Tengah Karhutla?
    In IPTEK
    Jumat, 28 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media