Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Teguh Husodo: Unpad Kelola Sampah Hulu ke Hilir Lebih Satu Dekade

Pengelolaan sampah secara mandiri bisa dimulai dari kampus. Bisa menjadi contoh institusi lain untuk mengurangi gunungan sampah di TPST.

Jumat, 8 September 2023
A A
Kepala Pusat K3L Unpad Dr. Teguh Husodo Foto unpad.ac.id.,

Kepala Pusat K3L Unpad Dr. Teguh Husodo Foto unpad.ac.id.,

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Pusat Pengendalian Pencemaran Asap Lintas Batas ASEAN Diresmikan

Sedangkan limbah anorganik berupa plastik, sebelumnya juga masuk ke TPS3R untuk dicacah. Hasil cacahan plastik tersebut dikumpulkan dan pernah dibeli pengusaha pelet plastik untuk menjadi bahan produk plastik baru. Seiring berjalannya waktu, banyak warga Unpad, terutama petugas kebersihan yang mengerti bahwa beberapa limbah plastik memiliki nilai ekonomi.

“Banyak dari mereka yang jadi pengepul botol plastik, sehingga limbah bernilai yang masuk ke TPS3R Unpad saat ini nyaris tidak ada,” ungkap Teguh.

Untuk limbah B3, Unpad tidak memiliki izin untuk melakukan pengolahan. Unpad menjalin mitra dengan perusahaan pengolah limbah B3 yang tesertifikasi.

Baca Juga: Tahniah, Elang Jawa Satwa yang Terancam Punah Berbiak di TNGGP

“Limbah B3 kita buang dengan menggunakan jasa pihak ketiga,” kata Teguh.

Olahan Limbah Cair
Selain limbah padat, Unpad juga menghasilkan limbah cair. Limbah cair tersebut dibagi dua, yaitu limbah hasil operasional kampus dan limbah laboratorium. Limbah operasional dari aktivitas kampus, perkantoran, dan asrama yang keluar melalui septic tank selanjutnya masuk ke biofliter.

Air yang tidak masuk ke biofilter, kemudian keluar dan langsung meresap ke tanah. Sementara kotoran endapannya disedot, lalu diolah jasa pihak ketiga. Sementara limbah cair laboratorium masuk ke instalasi pengelolaan air limbah (IPAL).

Baca Juga: Kisah 12 Perempuan Penguak Potensi Sumber Daya Laut Dibukukan

Teguh menjelaskan, Kampus Unpad Jatinangor memiliki lima IPAL untuk menampung limbah laboratorium. Buangan air dari lima IPAL masuk dan diolah ke IPAL terakhir di Ekoriparian Leuwi Padjadjaran sebelum keluar ke danau arboretum.

“Intinya, tidak ada limbah yang keluar,” kata Teguh.

Unpad hampir menerapkan closed system untuk pengelolaan limbah. Yang dibuang keluar hanya limbah B3 dan endapan kotoran limbah cair karena Unpad belum memiliki izin untuk mengolah limbah B3. Tantangannya lebih dari dua dekade proses pengelolaan limbah ini berjalan, Teguh merasa persoalan sampah harus terus diselesaikan. Pendekatan penyelesaian ke sumber harus diperkuat.

Baca Juga: Black Rock Kawasan Geopark Belitung Jadi Destinasi Wisata Golf

Beragam kebijakan mengurangi sampah sudah dilakukan. Namun, Teguh mendorong kebijakan tersebut harus lebih diperkuat. Salah satu tantangannya adalah bagaimana mengajak kampus untuk lebih peduli terhadap kebersihan.

“Bagaimana mengajak masyarakat kampus untuk peduli, ini proses yang sulit dilakukan. Kami berupaya perkuat sosialisasi pengolahan limbah ke berbagai program, salah satunya insersi ke program OKK mahasiswa baru,” papar Teguh. [WLC02]

Sumber: Unpad

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: IPALlimbah B3pengelolaan sampahTeguh HusodoTPS3RUnpad

Editor

Next Post
Pusat gempa Donggala, Sulawesi Tengah, 6,3 magnitudo pada Sabtu malam, 9 September 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Gempa Donggala 6,3 Magnitudo Dipicu Sesar Palu Koro

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media