Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Teknologi Zat Antikarat Dikembangkan dari Ubi Ungu hingga Tembakau

Teknologi ini mendorong praktik teknologi hijau, mengurangi jejak karbon, serta mempromosikan penggunaan sumber daya berkelanjutan.

Rabu, 20 Agustus 2025
A A
Mobil berkarat. Foto danielsfotowelt/pixabay.com.

Mobil berkarat. Foto danielsfotowelt/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Inovasi serupa dilakukan terhadap kulit buah naga yang mampu menekan kerusakan korosi hingga 87,73 persen.

Tak hanya dari buah, potensi zat alami juga datang dari daun tembakau. Melalui riset kolaboratif yang dilakukan bersama timnya, ekstrak tembakau terbukti dapat menurunkan kerusakan korosi hingga 80 persen pada injeksi optimal 60 ppm dalam media simulasi production water flowline crude oil.

Bahan alami lain seperti daun talas dan daun teh putih juga menunjukkan hasil signifikan. Ekstrak daun talas mampu menekan laju korosi hingga 72 persen dalam aplikasi industri, serta hampir 80 persen pada penyimpanan larutan asam sulfat. Sementara ekstrak daun teh putih terbukti efektif mengurangi kerusakan korosi hingga 96 persen pada konsentrasi rendah, yakni 80 ppm.

Baca juga: Penumpukan Sampah Menjadi Sumber Peningkatan Kasus Leptospirosis

Fakta riset ini menunjukkan Indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa untuk dikembangkan menjadi solusi antikorosi ramah lingkungan. Pendekatan ini tidak hanya mendukung ketahanan industri, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan.

Doktor Bidang Teknik dari Graduate School of Engineering, Osaka Prefecture University, Jepang ini berharap agar riset ini dapat berkontribusi nyata pada kebijakan pemerintah.

“Melalui pemanfaatan bahan ramah lingkungan dalam metode mitigasi korosi, baik inhibitor maupun coating, kami dapat menghasilkan strategi mitigasi yang akurat. Ini akan mendorong praktik teknologi hijau (green technology), mengurangi jejak karbon, serta mempromosikan penggunaan sumber daya yang lebih berkelanjutan,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINsumber daya hayatiteknologi mitigasi korosizat antikarat

Editor

Next Post
Sesar Citarum yang memicu gempa bumi Karawang-Bekasi, 20 Agustus 2025. Foto Pepen S/@DaryonoBMKF/X.

Sesar Citarum yang Memicu Gempa Bumi Tektonik Karawang-Bekasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media