Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Telur Mentah Lebih Baik untuk Tubuh Itu Pandangan Keliru dan Berbahaya

Anda suka jamu STMJ? Hati-hati, mengonsumsi telur mentah ternyata berbahaya bagi kesehatan.

Jumat, 6 Mei 2022
A A
Ilustrasi telur mentah. Foto Couleur/pixabay.com.

Ilustrasi telur mentah. Foto Couleur/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Racikan jamu susu, telur mentah, madu, jahe alias STMJ menjadi jamu andalan yang biasa dikonsumsi sebagian masyarakat di Indonesia apabila badan merasa lunglai. Tidak sedikit yang mengonsumsi telur mentah secara langsung. Lantaran berkembang pemahaman dalam masyarakat, bahwa mengonsumsi telur mentah bisa meningkatkan kadar protein dalam tubuh dan membuat stamina lebih segar.

“Pemahaman itu keliru, bahkan berbahaya,” kata Ahli Gizi UGM, Toto Sudargo.

Dalam sebuah penelitian yang telah dipublikasikan di International Journal of Food Sciences and Nutrition 2004 disebutkan bahwa penyerapan protein oleh tubuh justru lebih banyak didapatkan dari konsumsi telur yang sudah matang, yakni mencapai 90 persen. Sedangkan protein yang dapat diserap tubuh dari telur mentah hanya sebesar 50 persen.

Lantas, apa bahaya mengonsumsi telur mentah?

Baca Juga: Hati-hati, Konsumsi Suplemen Tak Taat Aturan Sebabkan Gagal Ginjal

Toto menjelaskan, dalam putih telur mengandung avidin, yaitu zat protein yang bisa berefek negatif bagi tubuh karena kemampuannya mengikat biotin. Biotin merupakan vitamin B7 yang larut dalam air dan diperlukan tubuh dalam proses metabolisme serta pencernaan gula dalam darah.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: avidinbakteri Salmonellacangkang telurproteinputih telurtelur mentahUGM

Editor

Next Post
Ilustrasi ekosistem. Foto SanduStefan/pixabay.com.

Kata Pakar Soal Peran Ekosistem untuk Memulihkan Lingkungan Berkelanjutan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media