Selasa, 21 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Telur Mentah Lebih Baik untuk Tubuh Itu Pandangan Keliru dan Berbahaya

Anda suka jamu STMJ? Hati-hati, mengonsumsi telur mentah ternyata berbahaya bagi kesehatan.

Jumat, 6 Mei 2022
A A
Ilustrasi telur mentah. Foto Couleur/pixabay.com.

Ilustrasi telur mentah. Foto Couleur/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Racikan jamu susu, telur mentah, madu, jahe alias STMJ menjadi jamu andalan yang biasa dikonsumsi sebagian masyarakat di Indonesia apabila badan merasa lunglai. Tidak sedikit yang mengonsumsi telur mentah secara langsung. Lantaran berkembang pemahaman dalam masyarakat, bahwa mengonsumsi telur mentah bisa meningkatkan kadar protein dalam tubuh dan membuat stamina lebih segar.

“Pemahaman itu keliru, bahkan berbahaya,” kata Ahli Gizi UGM, Toto Sudargo.

Dalam sebuah penelitian yang telah dipublikasikan di International Journal of Food Sciences and Nutrition 2004 disebutkan bahwa penyerapan protein oleh tubuh justru lebih banyak didapatkan dari konsumsi telur yang sudah matang, yakni mencapai 90 persen. Sedangkan protein yang dapat diserap tubuh dari telur mentah hanya sebesar 50 persen.

Lantas, apa bahaya mengonsumsi telur mentah?

Baca Juga: Hati-hati, Konsumsi Suplemen Tak Taat Aturan Sebabkan Gagal Ginjal

Toto menjelaskan, dalam putih telur mengandung avidin, yaitu zat protein yang bisa berefek negatif bagi tubuh karena kemampuannya mengikat biotin. Biotin merupakan vitamin B7 yang larut dalam air dan diperlukan tubuh dalam proses metabolisme serta pencernaan gula dalam darah.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: avidinbakteri Salmonellacangkang telurproteinputih telurtelur mentahUGM

Editor

Next Post
Ilustrasi ekosistem. Foto SanduStefan/pixabay.com.

Kata Pakar Soal Peran Ekosistem untuk Memulihkan Lingkungan Berkelanjutan

Discussion about this post

TERKINI

  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media