Senin, 28 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen

Jumat, 26 Juni 2026
A A
Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.

Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Kabupaten Wonogiri harus secara terbuka menyampaikan posisi resmi terhadap penolakan warga dan mendukung upaya pembatalan permanen rencana pertambangan batu gamping serta pembangunan pabrik semen di Pracimantoro.

Kedua, mendorong evaluasi menyeluruh dan pembatalan perizinan.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri harus menyampaikan keberatan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan instansi terkait, serta mendorong evaluasi menyeluruh terhadap seluruh proses perizinan dan AMDAL yang menjadi dasar rencana pembangunan industri ekstraktif tersebut.

Ketiga, melindungi kawasan karst, sumber air, dan lahan pertanian produktif.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri harus segera melakukan pendataan dan perlindungan terhadap bentang alam karst, sumber-sumber air, dan lahan pertanian produktif yang berpotensi terdampak. Seluruh data tersebut harus menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan terkait investasi dan tata ruang wilayah.

Keempat, menjamin transparansi dan partisipasi bermakna masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri harus membuka ruang dialog publik yang independen, transparan, dan inklusif dengan melibatkan warga terdampak, akademisi, pakar, dan organisasi masyarakat sipil, serta menyediakan mekanisme komunikasi resmi untuk menampung aspirasi dan temuan masyarakat.

Kelima, memperkuat kebijakan perlindungan ruang hidup rakyat.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri harus mengambil langkah konkret untuk memperkuat kebijakan perlindungan kawasan karst, sumber daya air, lahan pertanian, dan ruang hidup masyarakat sebagai komitmen jangka panjang agar ancaman industri ekstraktif serupa tidak kembali terjadi di masa depan

Keenam, mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama menjaga kelestarian ekosistem karst.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Wonogiri berpihak pada kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Bukan hanya pada kepentingan investasi jangka pendek yang berisiko meninggalkan kerusakan ekologis dan konflik sosial berkepanjangan.

“Dalam Alquran Surat Al A’raf 179 bahwa jangan sampai pemerintah memiliki mata tapi tidak melihat, memiliki telinga tapi tidak bisa mendengar, memiliki hati tapi tidak bisa merasakan, dan memiliki pikiran tapi tidak bisa berpikir,” ucap Budi Prasetyo dari Laskar Talijiwo. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Aliansi Warga PracimantoroKabupaten Wonogirikawasan karstLaskarTalijiwoPabrik Sementambang batu gamping

Editor

Next Post
Kebun eukaliptus PT Adindo Hutan Lestari di Kalimantan Utara. Foto Yayasan Auriga Nusantara.

Mengapa Viskosa Harus Masuk Aturan UU Anti Deforestasi Uni Eropa?

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media