Sabtu, 5 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Etty Riani, Sampah Muara Angke Ancam Ekosistem Mangrove

Sampah plastik yang bersifat kedap dapat menutupi pneumatofor atau akar napas mangrove sehingga menghambat pertukaran oksigen.

Sabtu, 6 Juni 2026
A A
Pakar Pencemaran dan Toksikologi IPB University, Prof. Etty Riani. Foto Dok. Harita.

Pakar Pencemaran dan Toksikologi IPB University, Prof. Etty Riani. Foto Dok. Harita.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Fenomena “pulau sampah” di Muara Angke yang tengah disorot menjadi pengingat bahwa persoalan sampah tidak berhenti di tempat pembuangan. Namun berdampak luas terhadap lingkungan perairan.

Pakar Pencemaran dan Toksikologi dari Departemen Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Prof. Etty Riani menyoroti dampak serius keberadaan “pulau sampah” di Muara Angke. Komposisi sampah di kawasan tersebut didominasi plastik, baik makroplastik maupun mikroplastik.

“Kami menemukan sampah plastik yang sangat banyak dan terjebak dalam sedimen mangrove. Jenis yang banyak ditemukan antara lain kantong plastik, botol plastik, kemasan makanan dan minuman, styrofoam, bekas jaring, serta sampah rumah tangga,” ungkap Etty.

Keberadaan sampah plastik secara langsung mengganggu fungsi ekologis mangrove. Plastik yang bersifat kedap dapat menutupi pneumatofor atau akar napas mangrove sehingga menghambat pertukaran oksigen. Selain itu, plastik yang menutupi sedimen berpotensi mengubah karakteristik fisik, kimia, dan biologis sedimen serta menghambat regenerasi bibit mangrove.

Keberadaan sampah juga berdampak pada kualitas perairan. Sampah plastik dapat menurunkan kelarutan oksigen (DO), meningkatkan potensi terbentuknya gas beracun seperti amonia, H₂S, dan nitrit, serta meningkatkan kandungan mikroplastik, nanoplastik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3) di lingkungan perairan.

“Pulau sampah ini juga memiliki dampak langsung dan tidak langsung pada ikan dan burung yang sengaja mengonsumsi plastik atau mikroplastik karena mengiranya sebagai makanan,” jelas dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Ekosistem mangroveFPIK IPB UniversityMuara AngkeProf. Etty RianiTPS 3R

Editor

Next Post
Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.

Krisis Lingkungan yang Dibuat Rezim Saat Ini Dibayar Mahal Generasi Mendatang

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media