Selasa, 20 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Etty Riani, Sampah Muara Angke Ancam Ekosistem Mangrove

Sampah plastik yang bersifat kedap dapat menutupi pneumatofor atau akar napas mangrove sehingga menghambat pertukaran oksigen.

Sabtu, 6 Juni 2026
A A
Pakar Pencemaran dan Toksikologi IPB University, Prof. Etty Riani. Foto Dok. Harita.

Pakar Pencemaran dan Toksikologi IPB University, Prof. Etty Riani. Foto Dok. Harita.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Fenomena “pulau sampah” di Muara Angke yang tengah disorot menjadi pengingat bahwa persoalan sampah tidak berhenti di tempat pembuangan. Namun berdampak luas terhadap lingkungan perairan.

Pakar Pencemaran dan Toksikologi dari Departemen Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Prof. Etty Riani menyoroti dampak serius keberadaan “pulau sampah” di Muara Angke. Komposisi sampah di kawasan tersebut didominasi plastik, baik makroplastik maupun mikroplastik.

“Kami menemukan sampah plastik yang sangat banyak dan terjebak dalam sedimen mangrove. Jenis yang banyak ditemukan antara lain kantong plastik, botol plastik, kemasan makanan dan minuman, styrofoam, bekas jaring, serta sampah rumah tangga,” ungkap Etty.

Keberadaan sampah plastik secara langsung mengganggu fungsi ekologis mangrove. Plastik yang bersifat kedap dapat menutupi pneumatofor atau akar napas mangrove sehingga menghambat pertukaran oksigen. Selain itu, plastik yang menutupi sedimen berpotensi mengubah karakteristik fisik, kimia, dan biologis sedimen serta menghambat regenerasi bibit mangrove.

Keberadaan sampah juga berdampak pada kualitas perairan. Sampah plastik dapat menurunkan kelarutan oksigen (DO), meningkatkan potensi terbentuknya gas beracun seperti amonia, H₂S, dan nitrit, serta meningkatkan kandungan mikroplastik, nanoplastik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3) di lingkungan perairan.

“Pulau sampah ini juga memiliki dampak langsung dan tidak langsung pada ikan dan burung yang sengaja mengonsumsi plastik atau mikroplastik karena mengiranya sebagai makanan,” jelas dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Ekosistem mangroveFPIK IPB UniversityMuara AngkeProf. Etty RianiTPS 3R

Editor

Next Post
Bencana Sumatra. Foto Walhi.

Krisis Lingkungan yang Dibuat Rezim Saat Ini Dibayar Mahal Generasi Mendatang

Discussion about this post

TERKINI

  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media