Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tiga Fokus Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sukabumi

Senin, 9 Desember 2024
A A
Penampakan banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, 4 Desember 2024. Foto tangkapan layar video X/@infomitigasi

Penampakan banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, 4 Desember 2024. Foto tangkapan layar video X/@infomitigasi

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Masa tanggap darurat bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, BNPB menetapkan tiga fokus penanganan. Bencana hidrometeorologi, banjir bandang dan longsor melanda Kabupaten Sukabumi pada 4 Desember 2024.

Bencana hidrometeorologi Sukabumi menewaskan lima warga yang telah ditemukan dan dievakuasi, sementara tujuh warga yang dilaporkan hilang masih dalam pencarian. Bencana banjir bandang dan longsor Sukabumi merusak ratusan rumah penduduk dengan kategori rusak berat.

Kepala BNPB, Suharyanto menekankan tiga fokus penanganan dampak bencana hidrometeorologi Sukabumi.

Baca Juga: Puluhan Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Terdampak Banjir dan Longsor

Pertama, penanganan akses jalan yang tertutup. Menurut Suharyanto, kondisi saat ini akses jalan sudah bisa dilewati semua.

“Meskipun perlu kehati-hatian. Ini nanti, tolong semua untuk fokus ke situ, jangan sampai masih ada rakyat yang terisolir,” kata Suharyanto dalam Rapat Koordinasi penanganan bencana di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Minggu, 8 Desember 2024.

Fokus yang kedua, Suharyanto menekankan agar pendistribusian pasokan BBM yang sudah berjalan dengan baik jangan sampai tersendat kembali. Selanjutnya, fokus ketiga kata Suharyanto, penanganan rumah warga yang rusak berat.

Baca Juga: Banjir Bandang dan Retakan Tanah di Sukabumi Akibat Bibit Siklon dan Gempa

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir Bandang dan Longsor SukabumiBanjir dan LongsorBencana HidrometeorologiKabupaten Sukabumi

Editor

Next Post
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

Modifikasi Cuaca BMKG Berhasil Kurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi di Jakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media