Sabtu, 7 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tiga Fokus Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sukabumi

Senin, 9 Desember 2024
A A
Penampakan banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, 4 Desember 2024. Foto tangkapan layar video X/@infomitigasi

Penampakan banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, 4 Desember 2024. Foto tangkapan layar video X/@infomitigasi

Share on FacebookShare on Twitter

“Untuk penanganan rumah rusak berat, kalau kita lihat petanya terpencar. Sebanyak 628 rumah rusak berat ini, tidak semuanya harus direlokasi karena mengalami dampak dari bencana yang berbeda-beda,” imbuh Suharyanto.

Untuk penanganan para warga terdampak bencana, Suharyanto menegaskan, agar mendirikan dan mengaktfikan dua posko utama. Hal ini mengingat wilayah terdampak banjir bandang dan longsor Sukabumi luas.

“Segera saja untuk mengaktivasi posko tanggap darurat bencana di wilayah Sukabumi, supaya lebih mudah koordinasi dan fungsi komando bisa berjalan,” kata Suharyanto dalam rapat koordinasi pertama pada Jumat, 6 Desember 2024.

Baca Juga: Bangkai Ikan Langka Mola Mola Terdampar di Pantai Dua Ribu Gorontalo

Di masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi Sukabumi, BNPB dan pemerintah daerah terus berupaya melaksanakan percepatan penanganan.

BNPB merilis data korban meninggal dunia pada Jumat, 6 Desember 2024, lima orang yakni atas nama Aden Dafa, Ade Wahyu, Elma Ayunda, Sahroni, dan Dadang.[WLC01]

Sumber: BNPB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir Bandang dan Longsor SukabumiBanjir dan LongsorBencana HidrometeorologiKabupaten Sukabumi

Editor

Next Post
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

Modifikasi Cuaca BMKG Berhasil Kurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi di Jakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media