Rabu, 8 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tim Peneliti ALG Usulkan Pembentukan Badan Adat Nasional

Kamis, 19 Desember 2024
A A
Penandatanganan Deklarasi Urgensi Pembentukan Badan Adat Nasional di Lampung, 14 Desember 2024. Foto Dok. FISIP Unpad.

Penandatanganan Deklarasi Urgensi Pembentukan Badan Adat Nasional di Lampung, 14 Desember 2024. Foto Dok. FISIP Unpad.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan program Penelitian Academic Leadership Grant (ALG) yang dipimpin Guru Besar di Departemen Sosiologi Unpad, Prof. Fadhil Nurdin. Penelitian ini bertemakan “Konstruktivisme Masyarakat Adat dan Berfokus Pada Dinamika Kebutuhan, Permasalahan, serta Potensi Masyarakat Adat Pubian di Lampung.

“Rangkaian penelitian ini menghasilkan Deklarasi Urgensi Pembentukan Badan Adat Nasional,” kata Fadhil dalam Diseminasi Nasional bertajuk “Konstruksi Masyarakat Adat dalam Pembangunan Nasional” dengan tema “Maju Bersama Mewujudkan Harmonisasi Bangsa yang Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal” di Lampung, Sabtu, 14 Desember 2024.

Dinilai urgen karena masyarakat adat adalah bagian penting dari bangsa Indonesia, sehingga hak-haknya harus terus diperjuangkan.

Baca juga: KPA Tegaskan Penyerangan Warga Rempang Tambah Catatan Buruk PSN

“Kearifan lokal masyarakat adat adalah bahan baku utama pembangunan nasional yang harus dikembangkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia,” tegas dia.

Namun tantangan besar, seperti konflik kepemilikan lahan dan marginalisasi budaya lokal menunjukkan bahwa eksistensi masyarakat adat belum menjadi prioritas. Perlu badan negara yang khusus menangani kebutuhan masyarakat adat, melindungi hak-hak mereka, serta mendukung pengembangan potensi lokal.

Deklarasi ini menyerukan enam poin penting.

Baca juga: Banjir Bandang di Tapanuli Selatan Akibatkan 10 Warga Terluka

Pertama, Membentuk Badan Adat Nasional di bawah Presiden.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Badan Adat NasionalFisip UnpadMasyarakat AdatPenelitian Academic Leadership Grant

Editor

Next Post
Penampakan kawah Sileri Gunung Dieng di Jawa Tengah, 19 Desember 2024. Foto Magma Indonesia.

Jelang Libur Nataru, Waspada Kawah Sileri Gunung Dieng Alami Erupsi Freatik

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
  • Ilustrasi forest healing. Foto Pexels/Pixabay.com.Healing Forest Tak Bisa Sembarangan, Apa Syaratnya?
    In Traveling
    Minggu, 28 Juni 2026
  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Rob mengepung rumah nelayan di pesisir utara Jawa Tengah. Foto Iven Sumardiyantoro/peneliti independen.Pembangunan Abaikan Krisis Iklim Mengancam Hak Generasi Anak-anak Pesisir
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media