Kamis, 6 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Titik Api di Seyegan Dipantik Gas Hidrogen Limbah Sisa Pemotongan Ayam

Senin, 15 Juni 2026
A A
Investigasi untuk mencari sumber api di sebuah rumah di Seyegan, Sleman. Foto Dok. FT UGM.

Investigasi untuk mencari sumber api di sebuah rumah di Seyegan, Sleman. Foto Dok. FT UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

“Seiring berjalannya waktu, tim tidak cukup menemukan bukti kuat bahwa api muncul secara alami dan dapat menyala karena pemantik elektromagnetik maupun menyala sendiri akibat Spontaneous Ignition,” jelas Sarju, anggota tim lainnya.

Selain analisis laboratorium, tim juga melakukan investigasi bawah permukaan menggunakan teknologi georadar dan geolistrik untuk mengetahui kemungkinan adanya sumber gas dari dalam tanah.

Anggota tim peneliti dari Departemen Teknik Geologi, Saptono Budi Samodra menjelaskan bahwa survei memang mengidentifikasi adanya retakan hingga kedalaman sekitar 15–20 meter. Namun, hasil interpretasi menggunakan georadar menunjukkan retakan tersebut tidak mengandung gas alam dan tidak dapat dikaitkan sebagai sumber kemunculan api.

“Hasil geolistrik juga memperlihatkan karakter lapisan bawah permukaan yang didominasi pasir dengan resistivitas tinggi sehingga tidak mendukung hipotesis adanya reservoir gas di bawah lokasi,” terang Saptono.

Ruang lingkup penelitian yang dilakukan PKPE berfokus pada identifikasi kemungkinan penyebab alami (natural causes). Sementara penyelidikan mengenai sumber pemantik (ignition source), termasuk kemungkinan faktor lain di luar aspek ilmiah yang telah diteliti, menjadi kewenangan instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

Hasil investigasi PKPE Fakultas Teknik UGM mengubah arah pemahaman terhadap kasus kebakaran di Seyegan. Jika sebelumnya perhatian tertuju pada dugaan rembesan gas dari bawah tanah, penelitian justru menunjukkan bahwa sumber masalah lebih mungkin berasal dari material yang terbakar di permukaan.

Tindak lanjut dari temuan Tim Pakar UGM sepenuhnya diserahkan ke BPBD Sleman. Sekaligus tim pakar ini resmi menutup observasi titik kemunculan api tersebut. [WLC02]

Sumber: FT UGM, UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Gas Alamgas hidrogenPKPE Fakultas Teknik UGMPVCSeyegan

Editor

Next Post
Kolaborasi KLH/BPLH dengan TNI dalam pengelolaan sampah di Bali, 24 Maret 2025. Foto Dok. KLH/BPLH.

Walhi Tolak Pelibatan Tentara dalam Pengelolaan Sampah

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Gajah Jovi dari PLG Minas, BKSDA Riau mati karena sakit, 3 Agustus 2026. Foto Dok. BKSDA Riau.Jovi, Gajah yang Berperan dalam Mitigasi Konflik di Riau Mati
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media