Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tren 3 Gangguan Kesehatan Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran

Kamis, 11 April 2024
A A
Menkes Budi Gunadi Sadikin meninjau Posko Kesehatan Ciwandan di Cilegon,Banten, 9 April 2024. Foto Dok. Kemenkes.

Menkes Budi Gunadi Sadikin meninjau Posko Kesehatan Ciwandan di Cilegon,Banten, 9 April 2024. Foto Dok. Kemenkes.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Bencana Pekan Ini, Banjir Bandang Landa Agam hingga Teluk Bintuni

Meski posko kesehatan sangat disiagakan, Obrin berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan dan menyiapkan fisiknya.

“Kalau ada penyakit yang sudah terdiagnosis harus mengonsumsi obat, bawa terus obat-obatannya dan konsumsi sesuai anjuran dokter,” kata Obrin.

Apabila mengalami keluhan kesehatan, masyarakat sebaiknya mengakses posko kesehatan yang sudah disediakan secara gratis.

Baca Juga: Ecoton dan Aktivis Lingkungan Demo Konjen Jepang, Stop Kirim Sampah Plastik ke Indonesia

Waspadai Demam Berdarah dan HFMD

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi penularan penyakit hand, foot, and mouth disease (HFMD atau penyakit tangan, kaki dan mulut) selama arus mudik dan balik Lebaran 1445 H/2024 M. Terlebih, penyakit ini memiliki kecepatan penularan yang tinggi meskipun jarang menyebabkan sakit berat.

“Pergerakan manusia selama perjalanan mudik berpotensi mempercepat penyebaran, terutama di kalangan bayi dan balita,” kata Juru Bicara Kemenkes dokter M Syahril di Jakarta pada 8 April 2024.

Tercatat, terdapat hampir 6.500 kasus HFMD hingga pekan ke-13 tahun 2024. Sebagian besar kasus terjadi pada usia anak. Kasus HFMD terbanyak ada di Pulau Jawa, meliputi Jawa Barat (2.119), disusul Banten (1.171), DI Yogyakarta (561), dan Jawa Tengah (464).

Baca Juga: Daniel Tangkilisan Divonis 7 Bulan, Koalisi Lingkungan: Ini Bentuk Pembungkaman

“Ada tren peningkatan. Mudik dan libur panjang itu berpotensi terjadi peningkatan kasus flu Singapura,” jelas Syahril.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan selama perjalanan mudik dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menerapkan etika batuk atau bersin. Selain itu, masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.

Syahril juga mengimbau pemudik tetap menjaga kebersihan di kampung halamannya untuk mengurangi risiko demam berdarah dengue.

Baca Juga: Gempa Bawean 5,6 Magnitudo Rangkaian Gempa Laut Jawa Jatim Sejak 22 Februari

“Sekalian lakukan pemberantasan sarang nyamuk di kampung halaman, mengerjakan kebiasaan baik supaya tidak tertular demam berdarah,” ujar Syahril.

Terutama di wilayah dengan angka kasus tinggi demam berdarah. Hingga pekan ke-14 tahun 2024 atau April ini, tercatat sebanyak 60.296 kasus demam berdarah di Indonesia dengan angka kematian sebanyak 455 kasus. Jumlah ini terus bertambah dari pekan-pekan sebelumnya.

Lima kabupaten dan kota dengan kasus demam berdarah tertinggi tahun ini adalah Kabupaten Tangerang dengan 2.540 kasus, Kota Bandung 1.741 kasus, Kabupaten Bandung Barat 1,422 kasus, Kabupaten Lebak 1.326 kasus, dan Kota Depok 1.252 kasus

Sementara kabupaten dan kota dengan kematian DBD tertinggi pada 2024, di antaranya Kabupaten Bandung dengan 25 kematian, Kabupaten Jepara 21 kematian, Kabupaten Subang 18 kematian, Kabupaten Kendal 16 kematian, dan Kabupaten Bogor 13 kematian. [WLC02]

Sumber: Kementerian Kesehatan

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: arus mudikdemam berdarah dengueHFMDLebaran 2024masalah kesehatanPosko Kesehatantekanan darah tinggi

Editor

Next Post
Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.

Program Mudik Minim Sampah 2024 Terintegrasi Mudik Nasional

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media