Sabtu, 17 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

UNS Kembangkan Alarm Warna-Warni untuk Peringatan Dini Banjir Bagi Difabel

Alat peringatan dini bencana semestinya bisa diakses siapa saja, termasuk masyarakat difabel. UNS turut mengawali dengan membuat alat EWS yang inklusif.

Selasa, 18 Oktober 2022
A A
Produk Terapan EWS Inklusi dari UNS. Foto uns.ac.id

Produk Terapan EWS Inklusi dari UNS. Foto uns.ac.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Alat peringatan dini banjir yang bersifat inklusif tengah dikembangkan Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama Pusat Studi Bencana (PSB) UNS. Alat yang menggunakan prinsip Early Warning System (EWS) tersebut bisa diakses masyarakat difabel.

Alat yang disebut Produk Terapan Peringatan Dini Banjir (EWS) Inklusi tersebut memiliki fitur alarm, berupa sirine dan lampu indikator. Alarm atau notifikasi diberikan kepada masyarakat difabel apabila terjadi kenaikan level air.

“Harapannya, masyarakat difabel juga dapat menerima peringatan dini banjir. Jadi dapat bersiap-siap apabila terjadi kenaikan level air,” kata Ketua Tim Pengabdian Dosen D-3 Teknik Informatika SV UNS, Fendi Aji Purnomo, Senin, 17 Oktober 2022.

Baca Juga: Potensi Cuaca Ekstrem Berlanjut hingga 21 Oktober 2022, Ini Rekomendasi BMKG

Produk terapan tersebut juga dikembangkan menggunakan teknologi LoRA. Yakni sistem komunikasi nirkabel untuk Internet of Things (IoT). LoRA menawarkan komunikasi secara jarak jauh dan berdaya rendah.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: alarmDusun Pecakaranearly warning systemJawa TengahKabupaten Pekalongankenaikan level airmasyarakat difabelProduk Terapan Peringatan Dini Banjir (EWS) InklusiUNS

Editor

Next Post
Banjir Sintang, enam desa di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dilanda banjir setinggi 2 meter. Foto Dok BNPB.

La Nina Triple Dip Berulang hingga 2023, Waspada Penyakit Musim Penghujan

Discussion about this post

TERKINI

  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media