Sabtu, 25 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

UNS Kembangkan Alarm Warna-Warni untuk Peringatan Dini Banjir Bagi Difabel

Alat peringatan dini bencana semestinya bisa diakses siapa saja, termasuk masyarakat difabel. UNS turut mengawali dengan membuat alat EWS yang inklusif.

Selasa, 18 Oktober 2022
A A
Produk Terapan EWS Inklusi dari UNS. Foto uns.ac.id

Produk Terapan EWS Inklusi dari UNS. Foto uns.ac.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Alat peringatan dini banjir yang bersifat inklusif tengah dikembangkan Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama Pusat Studi Bencana (PSB) UNS. Alat yang menggunakan prinsip Early Warning System (EWS) tersebut bisa diakses masyarakat difabel.

Alat yang disebut Produk Terapan Peringatan Dini Banjir (EWS) Inklusi tersebut memiliki fitur alarm, berupa sirine dan lampu indikator. Alarm atau notifikasi diberikan kepada masyarakat difabel apabila terjadi kenaikan level air.

“Harapannya, masyarakat difabel juga dapat menerima peringatan dini banjir. Jadi dapat bersiap-siap apabila terjadi kenaikan level air,” kata Ketua Tim Pengabdian Dosen D-3 Teknik Informatika SV UNS, Fendi Aji Purnomo, Senin, 17 Oktober 2022.

Baca Juga: Potensi Cuaca Ekstrem Berlanjut hingga 21 Oktober 2022, Ini Rekomendasi BMKG

Produk terapan tersebut juga dikembangkan menggunakan teknologi LoRA. Yakni sistem komunikasi nirkabel untuk Internet of Things (IoT). LoRA menawarkan komunikasi secara jarak jauh dan berdaya rendah.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: alarmDusun Pecakaranearly warning systemJawa TengahKabupaten Pekalongankenaikan level airmasyarakat difabelProduk Terapan Peringatan Dini Banjir (EWS) InklusiUNS

Editor

Next Post
Banjir Sintang, enam desa di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dilanda banjir setinggi 2 meter. Foto Dok BNPB.

La Nina Triple Dip Berulang hingga 2023, Waspada Penyakit Musim Penghujan

Discussion about this post

TERKINI

  • Penampakan permukaan peraran Danau Toba di Sumatra Utara. Foto Thiadon/Pixabay.com.Penurunan Muka Air Danau Toba Pasca 1984 Ekstrem, Mengapa?
    In Rehat
    Rabu, 22 Juli 2026
  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media