Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Usai Status Awas, Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 2 Km

Rabu, 10 Januari 2024
A A
Erupsi tipe Strombolian dari Gunung Lewotobi Laki-laki yang naik status awas pada 9 Januari 2024. Foto Dok. PVMBG.

Erupsi tipe Strombolian dari Gunung Lewotobi Laki-laki yang naik status awas pada 9 Januari 2024. Foto Dok. PVMBG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Berdasarkan Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, gunung api tersebut mengalami erupsi pada tanggal 10 Januari 2024 pukul 07:34 WITA dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut.

Erupsi Lewotobi Laki-laki terjadi beberapa jam setelah Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan statusnya dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) pada 9 Januari 2024 pukul 23.00 WITA.

Erupsi itu terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi sementara sekitar 16 menit 40 detik. Bahkan saat laporan ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM dibuat, erupsi masih berlangsung.

Baca Juga: Status Gunung Marapi Naik Level Siaga, Waspadai Gas Beracun

Kenaikan status gunung api dengan ketinggian sekitar 3.584 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu merupakan hasil pemantauan yang dilakukan tim Pengamat Gunung Api PVMBG berdasarkan data instrumental yang diamati selama periode 1-9 Januari 2024.

“Telah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik Lewotobi Laki-Laki selama periode itu,” kata Kepala PVMBG Hendra Gunawan di Bandung pada 9 Januari 2024.

Dalam periode tersebut, terjadi 3 kali gempa letusan (erupsi), 1 kali gempa guguran, 90 kali gempa hembusan, 1 kali gempa low frequency, 45 kali gempa vulkanik dangkal, 150 kali gempa vulkanik dalam, 4 kali gempa tektonik lokal, 14 kali gempa tektonik jauh, serta 5 kali gempa tremor menerus.

Baca Juga: Walhi Jatim Serukan Perusak Pohon untuk Peraga Kampanye Ditindak Tegas

PVMBG juga mencatat pengamatan visual Lewotobi Laki-laki, teramati asap kawah utama berwarna putih, kelabu dan coklat dengan intensitas sedang hingga tebal dengan tinggi sekitar 300-1.500 meter dari puncak. Terjadi letusan dengan tinggi 1.000-1.500 meter dari puncak dengan kolom abu letusan berwarna kelabu. Serta guguran teramati dengan jarak luncur 300 meter dari puncak dengan arah luncuran ke arah utara hingga barat laut.

Rekomendasi PVMBG
Pertama, masyarakat di sekitar Lewotobi Laki-laki dan pengunjung dan wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 km dari pusat erupsi dan sektoral 5 km ke arah Barat Laut – Utara.

Kedua, masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Baca Juga: Longsor di Banjarnegara Terjang 2 Dusun

Ketiga, jika terjadi erupsi dan hujan abu, masyarakat dihimbau untuk tetap berada di dalam rumah. Apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kaca mata).

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: erupsi Gunung Lewotobi Laki-lakiFlores TimurGunung Lewotobi Laki-lakilevel AWASlevel SIAGAPVMBG Badan Geologi

Editor

Next Post
Pakar Geologi Unpad, Dr. Ismawan. Foto unpad.ac.id.

Ismawan, Waspada Gempa Meski Tinggal di Zona Sesar Belum Dipetakan

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media