Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Viral Foto Tersangka Pembalakan Liar, Anggota Komisi IV DPR Nilai Menhut Menciderai Kepercayaan Publik

Selasa, 9 September 2025
A A
Foto Menhut Raja Juli Antoni (baju batik) tengah bermain domino total bersama empat orang, salah satunya Azis Welang (beruban). Foto Istimewa.

Foto Menhut Raja Juli Antoni (baju batik) tengah bermain domino total bersama empat orang, salah satunya Azis Welang (beruban). Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Anggota Komisi IV DPR, Slamet dan Daniel Johan menyampaikan kekecewaannya atas pernyataan klarifikasi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang menyatakan tidak mengenal sosok yang berperkara dalam kasus pembalakan liar, Aziz Wellang. Pernyataan itu muncul usai beredar luas foto Raja Juli tengah bermain domino bersama Azis Wellang.

Menurut Slamet, alasan itu justru mengundang pertanyaan publk.

“Alasan tidak mengenal ini memberikan sinyal bahwa Menteri Kehutanan tidak detail terhadap tugas dan lingkup kerjanya. Padahal pengawasan terhadap aktor-aktor yang terlibat dalam kejahatan kehutanan adalah bagian dari tanggung jawab utama,” tegas Slamet dalam rilis tertulis, Selasa, 9 September 2025.

Baca juga: Kematian Vian Ruma, Anggota DPR Ingatkan Perlindungan Aktivis Lingkungan

Peristiwa tersebut menjadi catatan penting dalam tata kelola pemerintahan, khususnya dalam menjaga integritas kementerian yang bertanggung jawab langsung terhadap kelestarian hutan.

“Apapun alasannya, ini adalah tindakan kontra produktif. Saat Presiden menekankan semangat pemberantasan korupsi dan penegakan hukum tanpa pandang bulu, justru muncul peristiwa yang berpotensi merusak citra komitmen pemerintah,” kata dia.

Lebih lanjut, Politisi Fraksi PKS ini mengingatkan ada potensi moral hazard.

Baca juga: Penyelamatan Badak Jawa-Sumatera Tak Hanya Konservasi Kawasan, Juga Konservasi Genetik

“Ketika seorang menteri bisa dengan mudah berfoto dengan tersangka kasus besar, maka pesan yang muncul ke bawah bisa keliru, seolah-olah ada ruang kompromi dengan pelaku perusakan hutan. Ini jelas berbahaya,” kata Slamet.

Ia meminta Menteri Kehutanan bersikap lebih tegas dan berhati-hati, serta meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga integritas lembaga.

“Kami mendukung penuh semangat Presiden dalam memberantas korupsi dan kejahatan kehutanan. Kementerian Kehutanan harus berada di garda terdepan, bukan justru memberikan sinyal yang ambigu kepada publik,” kata dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Azis WelangKomisi IV DPRMenteri Kehutanan Raja Juli Antonipembalakan liar

Editor

Next Post
Aksi saling dorong antara warga Pocoleok yang menolak proyek geothermal di sana dengan aparat polisi dan TNI, Rabu, 2 Oktober 2024. Foto tangkapan layar video/istimewa.

Legislator NTT Desak APH Ungkap Kasus Kematian Vian Ruma Sesuai Fakta

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media