Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Walhi Jateng Desak Penghentian TPA Open Dumping untuk Kurangi Potensi Kebakaran

Pengelolaan sampah di TPA tak boleh asal-asalan,apalagi dengan sistem open dumping. Selain bisa menimbulkan polusi, juga berpotensi terjadi kebakaran.

Sabtu, 23 September 2023
A A
Salah satu TPA di Jawa Tengah yang terbakar. Foto Dok. Walhi.

Salah satu TPA di Jawa Tengah yang terbakar. Foto Dok. Walhi.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) saat musim kemarau telah menjadi peristiwa tahunan, tak terkecuali tahun 2023. Kebakaran TPA yang terus berulang seharusnya mendorong pemerintah menyusun langkah mitigasi dan adaptasi guna mencegah kejadian serupa terulang masa mendatang.

Peristiwa kebakaran TPA terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di lima titik wilayah di Jawa Tengah yaitu di Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Pemalang, Kota Surakarta dan Kota Semarang. Kebakaran beruntun bulan September terjadi di TPA Pesalakan Kabupaten Pemalang pada 1 September 2023, TPA Muarareja Kota Tegal pada 2 September 2023, TPA Putri Cempo Solo pada 16 September 2023, belum padam, disusul kebakaran yang terjadi di TPA Jatibarang Semarang pada 18 September 2023. Dua bulan sebelumnya, terjadi kebakaran di TPA Penujah Kab. Tegal pada 26 Juni 2023.

Hampir semua kebakaran TPA disebabkan letupan gas metan akibat penumpukan sampah organik yang bercampur dengan sampah lainnya yang mudah terbakar. Ditambah kondisi angin kencang dan musim kemarau yang panas. Hanya di TPA Muarareja Kota Tegal yang disebabkan rembetan ilalang yang dibakar seseorang yang tidak diketahui identitasnya.

Baca Juga: KLHK Libatkan 3 Kampus Kembalikan Ekosistem Bromo yang Terbakar

Dalam press release Walhi Jawa Tengah tertanggal 20 September 2023, penanganan kebakaran di TPA-TPA menggunakan cara yang sama, yakni penyemprotan air. Upaya pemadaman api dengan air di TPA yang terbakar kurang efektif, karena pemadaman hanya mematikan api di permukaan saja di mana air tidak dapat menjangkau ke sumber panas dalam tumpukan sampah. Pemadaman api di TPA Penujah Kabupaten Tegal butuh waktu 10 hari dan terbantu hujan cukup deras.

Pada kasus kebakaran TPA Pesalakan, butuh waktu dua pekan untuk memadamkan api di area seluas lima hektare. Sementara di TPA Muarareja Kota Tegal membutuhkan waktu dua hari untuk pemadaman api dengan area kebakaran satu hektare. Sedangkan pemadaman api di TPA Putri Cempo dan TPA Jatibarang masih berlangsung hingga rilis ini diterbitkan.

Pemadaman api pada kasus kebakaran TPA seharusnya tidak menggunakan air secara keseluruhan. Perlu ada kombinasi pemadaman api dengan menggunakan tanah untuk menutupi area kebakaran dan menutupi pori-pori sampah sebagai sumber timbulnya metan. Metode ini dapat mematikan api hingga sumber terdalam (tumpukan sampah). Pemilihan strategi yang tepat dapat meminimalisir dampak terhadap masyarakat di sekitar lokasi.

Baca Juga: Dwikorita: Sistem Peringatan Dini Berhasil Jika Masyarakat Respon Cepat Tepat

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: controlled landfillsopen dumpingsanitary landfillTPA terbakarWalhi Jawa Tengahzero waste

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas MIPA IPB University, Prof. Sri Nurdiati. Foto ipb.ac.id.

Sri Nurdiati: Konsep Pemodelan Matematis Lebih Akurat Prediksi Potensi Karhutla

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media