Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Walhi Maluku Utara Protes Pemutaran Film Ngomi O Obi yang Diduga Alat Propaganda

Rabu, 16 Juli 2025
A A
Aktivis Walhi Maluku Utara dan warga Kawasi melakukan aksi protes pemutaran film "Ngomi O Obi" di Studio 6 XXI Jatiland, 14 Juli 2025. Foto Dok. Walhi Maluku Utara.

Aktivis Walhi Maluku Utara dan warga Kawasi melakukan aksi protes pemutaran film "Ngomi O Obi" di Studio 6 XXI Jatiland, 14 Juli 2025. Foto Dok. Walhi Maluku Utara.

Share on FacebookShare on Twitter

Mubalik menduga, kedatangan intel Brimob Polda Maluku Utara ke Kantor Walhi Maluku Utara untuk mengintimidasi dan memberikan tekanan pasca aksi protes itu. Juga meredam aksi protes serupa di acara pemutaran film Ngomi O Obi di Gedung Rektorat Universitas Khairun esok harinya, Selasa, 15 Juli 2025.

Baca juga: Empat Rekomendasi Bagi Pelapor Khusus PBB untuk Hak-Hak Masyarakat Adat

“Kami tahu dari laporan PS. Kasi Intelmob Polda Maluku Utara ke Dansat Brimob Polda Maluku Utara yang tersebar melalui aplikasi pesan WhatsApp,” ungkap dia.

Terbukti, pemutaran film Ngomi O Obi di Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Khairun dijaga dengan pengamanan ketat. Tak hanya penjaga keamanan kampus, puluhan intel ikut berjaga.

“Kami dan perwakilan warga Kawasi tidak diberi akses untuk masuk,” kata Mubalik.

Baca juga: Asap Minyak Goreng hingga Residu Rokok Tingkatkan Risiko Kanker Paru Perempuan

Meski demikian, aksi protes tetap dilakukan di luar gedung rektorat dan dipaksa untuk dibubarkan 15 menit kemudian. Mahasiswa yang berhasil masuk dan membentangkan poster juga mendapatkan kekerasan saat diusir keluar dari lokasi kegiatan. Kancing kemeja korban sampai lepas dan bahu kirinya tergores.

Seruan Walhi dan warga Kawasi

Terkait pemutaran film tersebut dan intimidasi yang terjadi, Walhi Maluku Utara dan warga Kawasi menuntut:

Pertama, pihak Brimob Polda Maluku Utara menghentikan upaya intimidasi terhadap ruang demokrasi.

Baca juga: Demi Green Card UNESCO, Promosi Wisata dari Humbang Hasundutan hingga Toba

Kedua, Kapolda Maluku Utara segera mengevaluasi dan menindak anggotanya yang merespons situasi dengan cara-cara yang tidak dapat dibenarkan.

Ketiga, pihak keamanan yang melakukan kekerasan terhadap mahasiswa peserta diskusi di Universitas Khairun haru bertanggungjawab atas tindak kekerasannya.

Keempat, pihak TV Tempo, PT Harita, dan akademisi kampus terkait segera menghentikan kampanye pembodohan publik atas apa yang terjadi di Pulau Obi melalui film dokumenter Ngomi O Obi.

Kelima, pemerintah segera melakukan audit menyeluruh secara independen dan terbuka terhadap praktik pertambangan di Pulau Obi. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: alat propagandafilm dokumenterNgomi O ObiPSNPulau ObiWalhi Maluku Utarawarga Kawasi

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Hukum UGM, Mailinda Eka Yuniza. Foto Dok. FH UGM.

Mailinda Eka Yuniza, Bauran Energi Indonesia Masih Didominasi Energi Fosil

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media