Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Walhi Maluku Utara Protes Pemutaran Film Ngomi O Obi yang Diduga Alat Propaganda

Rabu, 16 Juli 2025
A A
Aktivis Walhi Maluku Utara dan warga Kawasi melakukan aksi protes pemutaran film "Ngomi O Obi" di Studio 6 XXI Jatiland, 14 Juli 2025. Foto Dok. Walhi Maluku Utara.

Aktivis Walhi Maluku Utara dan warga Kawasi melakukan aksi protes pemutaran film "Ngomi O Obi" di Studio 6 XXI Jatiland, 14 Juli 2025. Foto Dok. Walhi Maluku Utara.

Share on FacebookShare on Twitter

Mubalik menduga, kedatangan intel Brimob Polda Maluku Utara ke Kantor Walhi Maluku Utara untuk mengintimidasi dan memberikan tekanan pasca aksi protes itu. Juga meredam aksi protes serupa di acara pemutaran film Ngomi O Obi di Gedung Rektorat Universitas Khairun esok harinya, Selasa, 15 Juli 2025.

Baca juga: Empat Rekomendasi Bagi Pelapor Khusus PBB untuk Hak-Hak Masyarakat Adat

“Kami tahu dari laporan PS. Kasi Intelmob Polda Maluku Utara ke Dansat Brimob Polda Maluku Utara yang tersebar melalui aplikasi pesan WhatsApp,” ungkap dia.

Terbukti, pemutaran film Ngomi O Obi di Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Khairun dijaga dengan pengamanan ketat. Tak hanya penjaga keamanan kampus, puluhan intel ikut berjaga.

“Kami dan perwakilan warga Kawasi tidak diberi akses untuk masuk,” kata Mubalik.

Baca juga: Asap Minyak Goreng hingga Residu Rokok Tingkatkan Risiko Kanker Paru Perempuan

Meski demikian, aksi protes tetap dilakukan di luar gedung rektorat dan dipaksa untuk dibubarkan 15 menit kemudian. Mahasiswa yang berhasil masuk dan membentangkan poster juga mendapatkan kekerasan saat diusir keluar dari lokasi kegiatan. Kancing kemeja korban sampai lepas dan bahu kirinya tergores.

Seruan Walhi dan warga Kawasi

Terkait pemutaran film tersebut dan intimidasi yang terjadi, Walhi Maluku Utara dan warga Kawasi menuntut:

Pertama, pihak Brimob Polda Maluku Utara menghentikan upaya intimidasi terhadap ruang demokrasi.

Baca juga: Demi Green Card UNESCO, Promosi Wisata dari Humbang Hasundutan hingga Toba

Kedua, Kapolda Maluku Utara segera mengevaluasi dan menindak anggotanya yang merespons situasi dengan cara-cara yang tidak dapat dibenarkan.

Ketiga, pihak keamanan yang melakukan kekerasan terhadap mahasiswa peserta diskusi di Universitas Khairun haru bertanggungjawab atas tindak kekerasannya.

Keempat, pihak TV Tempo, PT Harita, dan akademisi kampus terkait segera menghentikan kampanye pembodohan publik atas apa yang terjadi di Pulau Obi melalui film dokumenter Ngomi O Obi.

Kelima, pemerintah segera melakukan audit menyeluruh secara independen dan terbuka terhadap praktik pertambangan di Pulau Obi. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: alat propagandafilm dokumenterNgomi O ObiPSNPulau ObiWalhi Maluku Utarawarga Kawasi

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Hukum UGM, Mailinda Eka Yuniza. Foto Dok. FH UGM.

Mailinda Eka Yuniza, Bauran Energi Indonesia Masih Didominasi Energi Fosil

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media