Senin, 5 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Waspadai Parkinson Akibat Hidup di Kawasan Limbah Industri

Parkinson adalah salah satu penyakit degeneratif yang menyerang fungsi otak manusia. Kondisi tersebut menyebabkan penderita mengalami penurunan gerak anggota tubuhnya.

Kamis, 22 September 2022
A A
Ilustrasi penyakit Parkinson. Foto AnnyksPhotography/pixabay.com

Ilustrasi penyakit Parkinson. Foto AnnyksPhotography/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Parkinson menjadi penyakit neurodegeneratif dengan prevalensi terbanyak kedua setelah Alzheimer, yakni sekitar 160 kasus pada 100 ribu populasi. Penyebabnya adalah berkurangnya hormon dopamin di otak yang menyebabkan penderita mengalami penurunan gerak anggota tubuh. Juga bisa disebabkan trauma dan infeksi yang mengenai susunan saraf pusat (otak).

Biasanya, penderita Parkinson paling sering ditemukan di kawasan yang mengalami pencemaran limbah industri. Antara lain limbah mangan, magnesim, karbon monoksida, methanol, etanol, sianida, dan terbaru adalah MPTP yang menyebabkan gejala permanen Parkinson.

“Paling banyak, penderita mengalami penurunan fungsi otak pada substantia nigra,” kata dokter spesialis neurologis atau saraf, Priya Nugraha dalam gelaran Dokter Unair TV bertajuk “Badan Gemetaran? Waspadai Parkinson” pada 16 September 2022.

Baca Juga: Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penularan Penyakit Lewat Nyamuk

Gejala-gejala Parkinson akan muncul pada usia 40-70 tahun. Meskipun beberapa kasus juga ditemukan pada penderita usia lebih dini. Ada empat gejala utama yang dirangkum dalam mnemonik TRAP, yakni tremor, rigiditas, akinesia (pelambatan), dan postural instability (instabilitas postural). Tremor dialami ketika penderita tengah istirahat.

“Jadi, kalau sedang istirahat dan ngobrol, tangannya agak sedikit gemetaran,” kata Ugra, sapaan akrabnya.

Biasanya, penderita tidak menyadari beberapa gejala Parkinson tengah dialami. Pada banyak kasus, justru orang-orang terdekat penderita, seperti teman, pasangan, atau keluarga yang mengetahuinya.

Baca Juga: Kelebihan Gula dan Garam Jadi Biang Penyakit, Ini Tips Mengontrolnya

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: fungsi otakhormon dopaminlimbah industriParkinsonpenyakit degeneratifpenyakit Parkinsontremor

Editor

Next Post
Kota Cimahi dilanda banjir dengan ketinggian satu meter lebih, dampak hujan lebat pada Selasa, 20 September 2022. Foto BPBD Kota Cimahi.

Kota Cimahi Dilanda Banjir Satu Meter Lebih, Waspadai Hujan Lebat Esok Hari

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media