Minggu, 6 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

12 Orang Meninggal dan 14 Ribu Warga Mengungsi

Rabu, 2 Maret 2022
A A
Gempa Pasaman Barat, Sumatera Barat, berkekuatan M6,1 terjadi Jumat, 25 Februari 2022, menyebabkan kerusakan bangunan dan korban jiwa. Sumber foto BNPB.

Gempa Pasaman Barat, Sumatera Barat, berkekuatan M6,1 terjadi Jumat, 25 Februari 2022, menyebabkan kerusakan bangunan dan korban jiwa. Sumber foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jumlah pengungsi dampak gempa di Pasaman Barat, Sumatera Barat, bertambah menjadi 14 ribu lebih penduduk. Sementara jumlah korban meninggal dunia dilaporkan bertambah menjadi 12 orang.

Gempa merusak dengan kekuatan magnitudo (M)6,1 terjadi pada Jumat, 25 Februari 2022. Episenter gempa darat dangkal berada 0.15 LU, 99.98 BT atau 17 km Timur Laut Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada kedalaman 10 kilometer.

Hingga Selasa, 1 Maret 2022, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah pengungsi dampak gempa Pasaman Barat kini menjadi 14.785 jiwa.

Baca Juga: Mengenang Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta Lewat Relief

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebutkan, 8.000 warga Kabupaten Pasaman Barat mengungsi di 35 titik yang berada di Kecamatan Talamau, Pasaman dan Kinali. Sedangkan warga Kabupaten Pasaman yang mengungsi tercatat 6.785 jiwa.

“BPBD setempat masih melakukan pendataan terkait sebaran titik pengungsian di kedua wilayah tersebut,” kata Abdul Muhari.

Jumlah korban meninggal dunia dampak gempa Pasaman Barat, menurut Muhari, 12 orang.

Baca Juga: Banjir di Kota Medan, BNPB Imbau Warga Antisipasi Curah Hujan 3 Hari ke Depan

“Tercatat adanya penambahan jumlah warga meninggal dunia sehingga totalnya menjadi 12 warga. Namun satu warga Pasaman Barat meninggal ini belum dipastikan penyebab utamanya,” ungkap Muhari.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa Pasaman Baratgempa terkiniKabupaten PasamanKabupaten Pasaman BaratProvinsi Sumatera Barat

Editor

Next Post
Ilustrasi kanker anak. Foto jp26jp/pixabay.com.

Ini Beda Penyebab Kanker pada Anak dan Orang Dewasa

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media