Jumat, 11 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Beda Penyebab Kanker pada Anak dan Orang Dewasa

Kanker bisa menyerang siapapun dengan segala usia. Namun ada penyebab yang berbeda antara kanker pada anak dan orang dewasa. Apakah itu?

Rabu, 2 Maret 2022
A A
Ilustrasi kanker anak. Foto jp26jp/pixabay.com.

Ilustrasi kanker anak. Foto jp26jp/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendadak mencukur habis rambutnya. Alasannya, dia ikut gerakan donasi dan cukur gundul yang diinisiasi Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia di Semarang pada 28 Februari 2022. Lantas apa beda kanker pada anak dan orang dewasa?

Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKKMK UGM, dokter Pudjo Hagung Widjajanto memaparkan, tidak hanya orang dewasa saja yang bisa mengidap kanker. Anak dan bayi yang baru beberapa hari hidup dunia juga bisa mengidap kanker.

Mengingat kanker adalah suatu keadaan penyakit yang bisa mengancam segala umur. Ia bisa mengenai siapapun dari berbagai kalangan. Tren menunjukkan kanker adalah penyakit yang akan dihadapi pada masa mendatang.

Baca Juga: Kesemutan Separuh Badan, Waspada Gejala Stroke

“Mengenali kanker sifatnya mutlak agar pengobatannya bisa menjadi lebih optimal. Karena konsepnya semakin awal diobati, harapannya akan semakin tinggi untuk penyembuhannya,” papar Pudjo.

Sementara pada dasarnya kanker pada anak memiliki perbedaan dengan kanker dari orang dewasa. Kanker pada orang dewasa banyak dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat seperti rokok, alkohol. Tentunya juga orang dewasa  lebih lama hidup sehingga paparan terhadap unsur yang bersifat patogenik atau karsinogenik lebih besar.

Sedangkan pada anak umumnya disebabkan kelainan di dalam tubuh yang menghasilkan terjadinya kanker atau bersifat bawaan.

Baca Juga: Manusia hingga Parasit Jadi Penyebab Gajah Sumatera Hampir Punah

“Persamaannya, dalam hal pengertian. Pertambahan jumlah tidak terkendali dari sel tubuh yang telah berubah sifatnya menjadi sel kanker,” kata Pudjo.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: FKKMK UGMkankerkanker pada anaksegala umurtanda dan gejala

Editor

Next Post
Ilustrasi konisi bumi akibat penggunaan energi fosil. Foto sumanley/pixabay.com.

IPCC: Krisis Iklim Memakan Korban Jiwa, Perbankan Harus Hentikan Pendanaan Batu Bara

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media