Jumat, 17 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

192 Kali Gempa Landa Sumenep dan Pulau Sapudi Jawa Timur

Senin, 13 Oktober 2025
A A
Pusat gempa 5,0 magnitudo yang mengguncan wilayah Sumenep dan Pulau Sapudi, Jawa Timur, pada Senin, 13 Oktober 2025, pukul 14.47 WIB. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Pusat gempa 5,0 magnitudo yang mengguncan wilayah Sumenep dan Pulau Sapudi, Jawa Timur, pada Senin, 13 Oktober 2025, pukul 14.47 WIB. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Dampak dari gempa, dirasakan di daerah Sapudi dengan skala intensitas III hingga IV MMI, yakni jika pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam dan luar rumah.

Baca juga: Runtuhnya Musala Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Bencana Non-Alam Terbesar 2025

Sedangkan di daerah Kabupaten Sumenep, lindu ini dirasakan pada skala intensitas III MMI, yaitu getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Untuk daerah Pasuruan dan Pamekasan getaran gempa dirasakan di skala intensitas II-III MMI, sedangkan di daerah Kota Malang dirasakan padaskala intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang.

BMKG menegaskan, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau agar tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan. [WLC01]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BMKGgempa dangkalGempa Jawa TimurKabupaten SumenepPulau Sapudisesar aktif

Editor

Next Post
Anak-anak usia sekolah dasar tukar cerita kisah menemukan tanaman umbi-umbian di tegalan di Dusun Wintaos, Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 27 September 2025. Pito Agustin Rudiana/Wanaloka.com.

Yang Bertahan dan Hilang dari Kemandirian Pangan Lokal di Gunungkidul

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media