Kamis, 11 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

2023, Epidemiolog Harapkan PPKM Dicabut, Presiden Tunggu Kajian

Senin, 26 Desember 2022
A A
Presiden Jokowi tengah menjelaskan soal rencana pencabutan PPKM dan PSBB di Stasiun Manggarai. Foto BPMI Setpres

Presiden Jokowi tengah menjelaskan soal rencana pencabutan PPKM dan PSBB di Stasiun Manggarai. Foto BPMI Setpres

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara pakar epidemiologi Universitas Indonesia, dokter Pandu Riono melalui akun Twitter-nya @drpriono1 menyebutkan, bahwa menyambut Tahun Baru 2023, pandemi Covid-19 di Indonesia dinilai telah terkendali. Tidak dibutuhkan lagi fasilitas rumah sakit khusus untuk isolasi mulai awal 2023.

Dengan demikian, lanjutnya, PPKM diharapkan sudah dihapus, tetapi tertunda hingga pekan pertama 2023. Bagi Pandu, pembatasan sudah tidak relevan lagi. Tanggung jawab pencegahan penularan bergeser menjadi kewajiban publik.

“Vaksinasi tetap dianjurkan dan suatu saat tidak gratis lagi. Bersiaplah!” tukas Pandu.

Baca Juga: Cegah Pencemaran Lingkungan Lewat Edukasi Penanganan Sampah Plastik Sejak Usia Dini

Saat ini yang diperlukan, lanjut Pandu adalah panduan untuk mempersiapkan pencabutan PPKM, mencabut status kedaruratan Kesehatan masyarakat, dan lain-lain dalam waktu secepatnya. Pengendalian pandemic bergeser pada peningkatan peran serta penduduk yang lebih besar.

“Bahwa Kesehatan mulai dari tiap-tiap penduduk dan mengikuti regulasi Kesehatan. PPKM ditiadakan, vaksinasi booster diwajibkan, prokes dianjurkan,” kata Pandu. [WLC02]

Sumber: Kepresidenan

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: epidemiologimunitas masyarakatpakar epidemiologipandemi Covid-19Pandu Rionopencabutan PPKMPPKMPresiden Joko WidodoPSBBsero survei

Editor

Next Post
Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB Unair, Rossanto Dwi Handoyo, PhD. Foto unair.ac.id

Rossanto Handoyo: Bea Cukai Plastik Bukan Dongkrak APBN, Tapi Mencegah Bahayanya

Discussion about this post

TERKINI

  • Bayi gajah lahir di Tesso Nilo, Riau, Juni 2026. Foto Dok. Kementerian Kehutanan.Dua Bayi Gajah Sumatera Lahir di Riau dan Lampung, Panjang Umurlah Kalian!
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Konpers Walhi se-Kalimantan mengkritisi deforestasi Pulau Kalimantan di Samarinda, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Walhi Kalimantan Serukan Pulihkan Alam Pulau Kalimantan
    In Lingkungan
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Peta potensi tsunami dari dampak skenario gempa megathrust pantai selatan Jawa. Foto @widjokongko/twitterUngkap Jejak Tsunami Purba di Selatan Jawa Lewat Sedimen dan Legenda
    In IPTEK
    Rabu, 10 Juni 2026
  • Sidang pembuktian jalan 135 km di PTUN Jayapura, 9 Juni 2026. Lovenila/Greenpeace.Sidang Pembuktian Gugatan Jalan 135 Kilometer di Merauke, Hakim Minta Pembangunan Dihentikan
    In News
    Rabu, 10 Juni 2026
  • Workshop Advancing Multi-hazard Exposure Information in the Java Trench Region, Indonesia: For Enhanced Risk Assessment and Resilience di Jakarta, 8 Juni 2026. Foto Dok. BRIN.Ancaman Gempa Megathrust, Sesar Aktif di Jawa Belum Banyak Terpetakan
    In Rehat
    Selasa, 9 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media