Kamis, 6 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

2023, Epidemiolog Harapkan PPKM Dicabut, Presiden Tunggu Kajian

Senin, 26 Desember 2022
A A
Presiden Jokowi tengah menjelaskan soal rencana pencabutan PPKM dan PSBB di Stasiun Manggarai. Foto BPMI Setpres

Presiden Jokowi tengah menjelaskan soal rencana pencabutan PPKM dan PSBB di Stasiun Manggarai. Foto BPMI Setpres

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara pakar epidemiologi Universitas Indonesia, dokter Pandu Riono melalui akun Twitter-nya @drpriono1 menyebutkan, bahwa menyambut Tahun Baru 2023, pandemi Covid-19 di Indonesia dinilai telah terkendali. Tidak dibutuhkan lagi fasilitas rumah sakit khusus untuk isolasi mulai awal 2023.

Dengan demikian, lanjutnya, PPKM diharapkan sudah dihapus, tetapi tertunda hingga pekan pertama 2023. Bagi Pandu, pembatasan sudah tidak relevan lagi. Tanggung jawab pencegahan penularan bergeser menjadi kewajiban publik.

“Vaksinasi tetap dianjurkan dan suatu saat tidak gratis lagi. Bersiaplah!” tukas Pandu.

Baca Juga: Cegah Pencemaran Lingkungan Lewat Edukasi Penanganan Sampah Plastik Sejak Usia Dini

Saat ini yang diperlukan, lanjut Pandu adalah panduan untuk mempersiapkan pencabutan PPKM, mencabut status kedaruratan Kesehatan masyarakat, dan lain-lain dalam waktu secepatnya. Pengendalian pandemic bergeser pada peningkatan peran serta penduduk yang lebih besar.

“Bahwa Kesehatan mulai dari tiap-tiap penduduk dan mengikuti regulasi Kesehatan. PPKM ditiadakan, vaksinasi booster diwajibkan, prokes dianjurkan,” kata Pandu. [WLC02]

Sumber: Kepresidenan

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: epidemiologimunitas masyarakatpakar epidemiologipandemi Covid-19Pandu Rionopencabutan PPKMPPKMPresiden Joko WidodoPSBBsero survei

Editor

Next Post
Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB Unair, Rossanto Dwi Handoyo, PhD. Foto unair.ac.id

Rossanto Handoyo: Bea Cukai Plastik Bukan Dongkrak APBN, Tapi Mencegah Bahayanya

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Gajah Jovi dari PLG Minas, BKSDA Riau mati karena sakit, 3 Agustus 2026. Foto Dok. BKSDA Riau.Jovi, Gajah yang Berperan dalam Mitigasi Konflik di Riau Mati
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media