Kamis, 26 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

217 Gempa Tektonik dan 9 Gunung Meletus Sepanjang 2022

Kamis, 2 Februari 2023
A A
Abu vulkanis dari letusan gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, yang mencapai ketinggian 2 Km mpdl pada Jumat, 16 September 2022. Foto Magma Indonesia.

Abu vulkanis dari letusan gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, yang mencapai ketinggian 2 Km mpdl pada Jumat, 16 September 2022. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sebanyak 217 gempa bumi tektonik dengan magnitude-nya di atas 5 Skala Richter (SR) mengguncang Indonesia sepanjang 2022. Dari jumlah terebut, sebanyak 26 gempa megakibatkan kerusakan. Gempa yang sering terjadi tak lepas dari posisi geologis Indonesia yang berada di titik pertemuan dari tiga lempeng tektonik besar, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik.

“Di wilayah pertemuan antar lempeng ini mengakibatkan bebarapa daerah di Indonesia rawan terjadi gempa bumi. Setiap hari kalau kita lihat, gempa bumi tektonik terjadi,” papar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Jakarta, 1 Februari 2023.

Selain gempa bumi tektonik, pendataan Badan Geologi Kementerian ESDM pada 2022 juga menyebutkan terjadi 1.085 kejadian gerakan tanah pada 2022 dengan korban mencapai 208 jiwa dan 2.043 rumah rusak.

Baca Juga: Sumber Gempa Garut Magnitudo 4,3 yang Guncangannya hingga IV MMI

Kemudian terjadi 9 erupsi dari total 127 gunung api di Indonesia pada 2022. Sembilan gunung api yang dimaksud adalah Gunung Semeru, Kerinci, Dempo, Anak Krakatau, Merapi, Raung, Ili Lewotolok, Ibu, dan Dukono.

Badan Geologi Kementerian ESDM telah memetakan wilayah rawan bencana geologi di provinsi seluruh Indonesia pada 2022. Pemetaan tersebut merupakan amanah Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Baca Juga: Gempa Cianjur Masih Terjadi, BNPB Tegaskan Pendataan Dilakukan Lagi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Badan Geologi Kementerian ESDMerupsi gunung apigempa tektonikgunung meletuskawasan rawan tsunamilandslide early warning systemmitigasi bencana geologiRawan Bencana Geologis

Editor

Next Post
Ilustrasi peta. Foto pexels/pixabay.com.

Ini Isi Kebijakan Satu Peta yang Jadi Tanggung Jawab Badan Geologi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media