Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

6 Agustus BRIN Ajak Masyarakat Matikan Lampu Satu Jam, Ini Alasannya

Polusi cahaya di kota-kota besar tak hanya berdampak pada hilangnya keindahan langit malam dan terganggunya riset astronomi, juga berdampak pada kehidupan manusia dan hewan.

Minggu, 4 Agustus 2024
A A
Ilustrasi suasana langit malam hari. Foto Evgeni T/pixabay.com.

Ilustrasi suasana langit malam hari. Foto Evgeni T/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hari Keantariksaan Nasional diperingati setiap 6 Agustus. Pada tanggal itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengajak masyarakat untuk melestarikan langit gelap dengan mematikan lampu sejenak 20.00-21.00 waktu setempat. Dengan demkian masyarakat dapat memahami dampak dan turut serta mengurangi polusi cahaya sehingga dapat menikmati keindahan langit malam.

Profesor Riset Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin mengatakan ajakan mematikan lampu pada Hari Keantariksaan Nasional juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga kondisi langit malam.

“Malam hari, langit gelap secara lebih luas memberi edukasi betapa gangguan lampu luar telah merampas keindahan langit malam. Galaksi bimasaki yang terdiri dari ratusan miliyar bintang tidak tampak lagi dari langit kota besar karena kalah oleh cahaya lampu kota,” papar Thomas.

Baca Juga: Pembangkit Listrik Tenaga Angin Tanpa Baling-baling, Mungkinkah?

Cahaya lampu kota telah menjadi masalah besar dalam astronomi. Polusi cahaya itu mengganggu pengamatan astronomi terhadap objek-objek langit yang redup.

“Langit gelap yang minim polusi cahaya perlu dilestarikan agar keindahan langit malam bisa terjaga sehingga edukasi kepada publik dan riset astronomi bisa terus berjalan,” kata dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: benda langitBRINHari Keantariksaan Nasionalpolusi cahayariset antariksa

Editor

Next Post
Uji coba biodiesel B40 untuk mobil. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Pemerintah akan Terapkan Biodiesel B40 Berbasis Kelapa Sawit Tahun 2025

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media