Rabu, 8 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ada 15 Titik Semburan Lumpur Panas Muncul di Mandailing Natal

Rabu, 30 April 2025
A A
Semburan lumpur panas muncul di Kabupaten Mandailing Natal, 25 April 2025. Foto BPBD Mandailing Natal.

Semburan lumpur panas muncul di Kabupaten Mandailing Natal, 25 April 2025. Foto BPBD Mandailing Natal.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Semburan lumpur panas muncul di 15 titik di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, Jumat, 25 April 2025. Belasan titik semburan itu tersebar di lima lokasi yang terdiri dari semburan lumpur panas, gas, dan air.

“Beberapa titik semburan berada di atas lahan masyarakat sekitar dan menimbulkan bau belerang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam siaran tertulis yang diterima Wanaloka.com, Rabu, 30 April 2025.

Menurut warga, semburan itu sudah ada sejak dahulu, namun jumlah titik semburan saat itu tidak sebanyak saat ini. Titik semburan mulai bertambah sejak 2018 dan semakin masif beberapa bulan belakang.

Baca juga: Gamahumat akan Diuji Coba untuk Memperbaiki Kesuburan Tanah di Lahan Bekas Tambang

Semburan tersebut menyebabkan beberapa lahan dan kebun karet masyarakat seluas kurang lebih lima hektare rusak dan mati. Saat terjadi hujan, lumpur yang timbul dari semburan menyebabkan sungai di sekitarnya tercemar dan tidak dapat dimanfaatkan oleh warga.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kabupaten Mandailing NatalKementerian ESDMsemburan lumpur panas

Editor

Next Post
Ilustrasi banjir. Foto distelAPPArath/pixabay.com.

Bulan Purnama, Waspada Potensi Banjir Rob di Pesisir Surabaya Hingga 5 Mei 2025

Discussion about this post

TERKINI

  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
  • Ilustrasi forest healing. Foto Pexels/Pixabay.com.Healing Forest Tak Bisa Sembarangan, Apa Syaratnya?
    In Traveling
    Minggu, 28 Juni 2026
  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Rob mengepung rumah nelayan di pesisir utara Jawa Tengah. Foto Iven Sumardiyantoro/peneliti independen.Pembangunan Abaikan Krisis Iklim Mengancam Hak Generasi Anak-anak Pesisir
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media