Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Lempeng Indo Australia Kembali Picu Gempa di Provinsi Bengkulu

Rabu, 19 April 2023
A A
Episentrum gempa dangkal di Provinsi Bengkulu pada Rabu, 19 April 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Episentrum gempa dangkal di Provinsi Bengkulu pada Rabu, 19 April 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Aktivitas di zona Lempeng Indo Australia kembali memicu gempa di Provinsi Bengkulu pada Rabu, 19 April 2023, yang dirasakan dengan guncangan hingga skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI) yakni, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto menjelaskan, gempa di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, terjadi pada Rabu, 19 April 2023, pukul 05.39 WIB dengan kekuatan 4,4 magnitudo, dan termasuk jenis gempa dangkal.

Hasil analisa BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 3.79 derajat Lintang Selatan dan 101.86 derajat Bujur Timur, berlokasi di laut pada jarak 54 kilometer Barat Daya Bengkulu Utara pada kedalaman 18 kilometer.

Baca Juga: Aktivitas Lempeng Indo Australia Kembali Picu Gempa Kali Ini Pantai Barat Sumatera Bengkulu 6,2 Magnitudo

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo Australia ke Lempeng Eurasia,” kata Hartanto.

Gempa yang terjadi dirasakan di wilayah Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, dan Bengkulu Utara dengan skala intensitas II hingga III Modified Mercalli Intensity (MMI) yakni, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Baca Juga: Konservasi Orangutan Kalimantan, Pulih dari Luka Jerat Kembali ke Alam Liar

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas Lempeng Indo AustraliaGempa Bengkulu Utaragempa dangkalgempa Pantai Barat Sumateragempa Provinsi Bengkulu

Editor

Next Post
Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota Yogyakarta

Masa Lebaran, Menteri Siti Nurbaya Prediksi Lonjakan Sampah 49 Ton Lebih

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media