Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Lempeng Indo Australia Kembali Picu Gempa Kali Ini Pantai Barat Sumatera Bengkulu 6,2 Magnitudo

Minggu, 16 April 2023
A A
Aktivitas di Lempeng Indo Australia sejak Jumat, 14 April 2023, dan Sabtu, 15 April 2023, memicu gempa tektonik di laut. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum BMKG gempa di Pantai Barat Sumatera di Bengkulu dan di Laut Jawa, Tuban.

Aktivitas di Lempeng Indo Australia sejak Jumat, 14 April 2023, dan Sabtu, 15 April 2023, memicu gempa tektonik di laut. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum BMKG gempa di Pantai Barat Sumatera di Bengkulu dan di Laut Jawa, Tuban.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Aktivitas di zona Lempeng Indo Australia kembali memicu gempa bumi tektonik di laut dengan kekuatan hingga 6 magnitudo. Pada Jumat, 14 April 2023, aktivitas di subduksi Lempeng Indo Australia memicu gempa dalam di Laut Jawa dengan magnitudo 6,9.

Gempa yang bersumber dari aktivitas di Lempeng Indo Australia kembali terjadi. Lindu dengan kekuatan 6,2 magnitudo mengguncang wilayah Pantai Barat Sumatera di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu pada Sabtu malam, 15 April 2023.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa tektonik 6,2 magnitudo mengguncang wilayah Pantai Barat Sumatera, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu pada pukul 22.07 WIB.

Baca Juga: Dua Gempa Dalam di Laut Jawa Dirasakan Kuat di Kuta Bali

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebutkan, gempa tektonik di Pantai Barat Sumatera tersebut memiliki parameter update magnitudo 5,9.

Pusat gempa berada di laut pada titik koordinat 5.05 derajat Lintang Selatan, 102,68 derajat Bujur Timur, yang berjarak 56 kilometer arah Timur Laut Enggano, Bengkulu dengan hiposentrum 73 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo Australia yang menujam Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault),” kata Daryono.

Baca Juga: Dampak Gempa Dalam di Laut Jawa Magnitudo 6,9 Satu Warga di Bali Meninggal Dunia

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas Lempeng Indo AustraliaBMKGGempa Bengkulu Utaragempa dangkalgempa Pantai Barat SumateraLempeng Indo AustraliaProvinsi Bengkulu

Editor

Next Post
Pantai Barat Sumatera di Bengkulu kembali diguncang gempa dampak aktivitas di Lempeng Indo Australia. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat pusat gempa BMKG.

Pantai Barat Sumatera Bengkulu Kembali Diguncang Gempa

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media