Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Lempeng Indo Australia Kembali Picu Gempa Kali Ini Pantai Barat Sumatera Bengkulu 6,2 Magnitudo

Minggu, 16 April 2023
A A
Aktivitas di Lempeng Indo Australia sejak Jumat, 14 April 2023, dan Sabtu, 15 April 2023, memicu gempa tektonik di laut. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum BMKG gempa di Pantai Barat Sumatera di Bengkulu dan di Laut Jawa, Tuban.

Aktivitas di Lempeng Indo Australia sejak Jumat, 14 April 2023, dan Sabtu, 15 April 2023, memicu gempa tektonik di laut. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum BMKG gempa di Pantai Barat Sumatera di Bengkulu dan di Laut Jawa, Tuban.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Aktivitas di zona Lempeng Indo Australia kembali memicu gempa bumi tektonik di laut dengan kekuatan hingga 6 magnitudo. Pada Jumat, 14 April 2023, aktivitas di subduksi Lempeng Indo Australia memicu gempa dalam di Laut Jawa dengan magnitudo 6,9.

Gempa yang bersumber dari aktivitas di Lempeng Indo Australia kembali terjadi. Lindu dengan kekuatan 6,2 magnitudo mengguncang wilayah Pantai Barat Sumatera di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu pada Sabtu malam, 15 April 2023.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa tektonik 6,2 magnitudo mengguncang wilayah Pantai Barat Sumatera, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu pada pukul 22.07 WIB.

Baca Juga: Dua Gempa Dalam di Laut Jawa Dirasakan Kuat di Kuta Bali

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebutkan, gempa tektonik di Pantai Barat Sumatera tersebut memiliki parameter update magnitudo 5,9.

Pusat gempa berada di laut pada titik koordinat 5.05 derajat Lintang Selatan, 102,68 derajat Bujur Timur, yang berjarak 56 kilometer arah Timur Laut Enggano, Bengkulu dengan hiposentrum 73 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo Australia yang menujam Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault),” kata Daryono.

Baca Juga: Dampak Gempa Dalam di Laut Jawa Magnitudo 6,9 Satu Warga di Bali Meninggal Dunia

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas Lempeng Indo AustraliaBMKGGempa Bengkulu Utaragempa dangkalgempa Pantai Barat SumateraLempeng Indo AustraliaProvinsi Bengkulu

Editor

Next Post
Pantai Barat Sumatera di Bengkulu kembali diguncang gempa dampak aktivitas di Lempeng Indo Australia. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat pusat gempa BMKG.

Pantai Barat Sumatera Bengkulu Kembali Diguncang Gempa

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media