Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Vulkanik Merapi Didominasi Guguran Lava 150 Kali per Hari

Rabu, 22 Maret 2023
A A
Luncuran awan panas Gunung Merapi ke arah Kali Bebeng pada 17 Maret 2023. Foto @BPPTKG/twitter.

Luncuran awan panas Gunung Merapi ke arah Kali Bebeng pada 17 Maret 2023. Foto @BPPTKG/twitter.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sejak erupsi pada 11 Maret 2023 siang lalu, aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berlangsung hingga saat ini. Pasca awan panas guguran (APG), aktivitas saat ini dominan pertumbuhan kubah lava dan kejadian guguran.

“Berdasarkan hasil monitoring Badan Geologi, saat ini aktivitas erupsi Merapi didominasi guguran lava sekitar 150 kejadian per hari dan tampak pijar pada malam hari,” kata Kepala Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sugeng Mujiyanto dalam Konferensi Pers Update Gunung Merapi secara virtual, Senin, 21 Maret 2023.

Aktivitas kegempaan internal juga masih tinggi. Data sepekan terakhir tercatat, gempa vulkanik dalam (VTA) lebih dari 1 kali per hari, gempa vulkanik dangkal (VTB) 3 kejadian per hari, dan multifase (MP) terjadi 26 kejadian per hari.

Baca Juga: Gunung Ili Lewotolok Kembali Meletus, Patuhi Zona Larangan Ini

Sementara data deformasi tiltmeter lereng utara menunjukkan adanya perubahan kemiringan pada akhir Desember 2022. Data deformasi GPS baseline selatan-utara (LABH-JRKH) juga menunjukkan ada inflasi sejak akhir Desember 2022.

“Aktivitas itu menunjukkan suplai magma masih berlangsung, baik dari dalam maupun dangkal sehingga dapat memicu terjadinya awan panas di daerah potensi bahaya,” imbuh Sugeng.

Ia menambahkan, aktivitas vulkanik tersebut merupakan karakter erupsi Merapi 2021-2023, yakni tipe erupsi bersifat efusif yang didahului oleh erupsi-erupsi freatik, maupun suplai magma yang dapat memicu awan panas.

Baca Juga: Kandang Kawat Duri Efektif Cegah Konflik dengan Harimau  

“Awan panas dan guguran dapat terjadi sewaktu-waktu,” ucap Sugeng mengingatkan.

Kejadian awan panas guguran masih sulit untuk diprediksi dari sisi waktu kejadiannya. Namun dapat diperkirakan potensi bahayanya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Abu vulkanikaktivitas vulkanikawan panas gugurangempa vulkanik dalamgempa vulkanik dangkalguguran lavaGunung Merapi

Editor

Next Post
Ilustrasi deforestasi hutan. Foto bones64/pixabay.com.

Walhi: UU Cipta Kerja Mengamputasi Aturan Perlindungan Lingkungan Hidup

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media