Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gunung Ili Lewotolok Kembali Meletus, Patuhi Zona Larangan Ini

Selasa, 21 Maret 2023
A A
Gunung Ili Lewotolok kembali meletus pada Selasa, 21 Maret 2023. Foto magma.esdm.go.id.

Gunung Ili Lewotolok kembali meletus pada Selasa, 21 Maret 2023. Foto magma.esdm.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung api aktif Ili Lewotolok kembali meletus pada Selasa, 21 Maret 2023, pukul 16.56 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mencatat Gunung Ili Lewotolok terakhir meletus pada 19 Januari 2023.

Laporan terkini PVMBG, erupsi Gunung Ili Lewotolok pada Selasa sore, memuntahkan abu vulkanis dengan ketinggian mencapai 400 meter di atas puncak atau sekitar 1.823 meter di atas permukaan laut.

Gunung Ili Lewotolok dengan ketinggian 1.319 meter di atas permukaan laut, yang berada di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga saat ini berada pada Level II atau Waspada.

Baca Juga: Enam Gunung Api Paling Aktif Meletus 2023

Hasil pengamatan Magma-PVMBG, erupsi Gunung Ili Lewotolok mengeluarkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut.

Dijelaskan, erupsi Gunung Ili Lewotolok terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21.3 mm dan durasi 41 detik.

PVMBG menegaskan, zona kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Ili Lewotolok yang berarti larangan melakukan aktivitas di wilayah tersebut, meliputi radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak, kawah Gunung Ili Lewotolok.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: erupsi gunung api terkinierupsi gunung Ili LewotolokGunung Ili Lewotolok meletusKabupaten Lembataletusan gunung apiProvinsi Nusa Tenggara Timur

Editor

Next Post
Luncuran awan panas Gunung Merapi ke arah Kali Bebeng pada 17 Maret 2023. Foto @BPPTKG/twitter.

Aktivitas Vulkanik Merapi Didominasi Guguran Lava 150 Kali per Hari

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media