Jumat, 17 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Alat Deteksi Banjir Energi Surya untuk Antisipasi Banjir Susulan di Bener Meriah

Fitur EWS dilengkapi dengan dua pengeras suara. Harapannya, saat sirine berbunyi pertanda muka air naik, warga sudah bersiap.

Senin, 12 Januari 2026
A A
Alat deteksi banjir energi surya yang dipasang di Bener Meriah, Aceh. Foto Tim PSE UGM.

Alat deteksi banjir energi surya yang dipasang di Bener Meriah, Aceh. Foto Tim PSE UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

Fitur EWS dilengkapi dua pengeras suara yang dipasang menghadap ke arah berbeda agar peringatan terdengar  lebih dari satu kawasan permukiman. Selain itu, CCTV memungkinkan pemantauan visual kondisi sungai secara berkala dengan rekaman yang dapat diakses melalui laman pemantauan.

“Harapannya, saat sirine berbunyi, warga sudah paham itu tanda muka air naik dan harus bersiap, misalnya mengamankan barang-barang penting,” jelas dia.

Pemasangan EWS di Bener Meriah merupakan yang ketiga dilakukan tim UGM di Aceh. Sebelumnya, dua EWS telah dipasang bekerja sama dengan Universitas Teuku Umar dan Universitas Cipta Mandiri di Pulau Simeulue pada 2024 melalui program Kosabangsa, serta di wilayah Meulaboh pada 2025.

Tantangan utama pemasangan EWS biasanya terletak pada penentuan lokasi yang tepat. Namun, untuk Bener Meriah, proses berjalan relatif lancar.

Baca juga: Waspada Virus Varian Superflu, Pakar Mikrobiologi Ingatkan Masker dan Pola Hidup Bersih

“Alhamdulillah, lokasi bisa ditentukan dengan cepat dan penempatan alatnya lancar. Peralatan utama kami bawa dari Jogja, di sini hanya beli tiang-tiang pendukung,” kata dia.

Terkait keberlanjutan, pengelolaan, dan pemeliharaan alat diserahkan kepada masyarakat setempat dan pemerintah daerah. Ke depan, sistem ini juga berpotensi direplikasi di wilayah rawan banjir lain.

“Alat ini kami serah-terimakan ke masyarakat, karena konsep dari sistem peringatan dini itu yang penting berfungsi sebelum kejadian bencana untuk memberikan peringatan. Bisa saja nanti dikembangkan jadi beberapa titik dan dipantau lewat satu dashboard, tapi itu bertahap,” papar dia.

Baca juga: Dana Pemulihan Pascabencana Sumatra Rp59,25 Triliun, DPR Minta Transparans dan Tepat Sasaran

Sistem EWS bersifat fleksibel dan dapat direlokasi jika diperlukan. Jika dalam jangka ke depan BPBD menilai alat itu perlu dipindah, maka tidak memungkiri alatnya mudah direlokasi. Alat ini dilengkapi GPS yang otomatis menyesuaikan lokasi terkait.

Adhy berharap EWS yang telah dipasang dapat benar-benar dimanfaatkan masyarakat.

“Semoga alat ini dirawat dan difungsikan dengan baik sehingga bisa memberi peringatan dini sebelum banjir terjadi. Ini kontribusi kecil kami untuk masyarakat Aceh,” ucap dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Alat Deteksi BanjirEnergi Panel SuryaEWSKabupaten Bener Meriah AcehSistem peringatan dini

Editor

Next Post
Ilustrasi vaksinasi global. Foto neelam279/pixabay.com.

Mengenal Superflu, Virus Influenza yang Ada Sejak 1968

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media