Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Alat Pemantauan Aktivitas Gunung Semeru Dicuri, Gembok Pagar Digergaji

Rabu, 7 Agustus 2024
A A
Kolase foto lokasi alat pemantau aktivitas Gunung Semeru yang hilang. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Kolase foto lokasi alat pemantau aktivitas Gunung Semeru yang hilang. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Share on FacebookShare on Twitter

“Jumlah gunung api di Indonesia itu 127 atau sekitar 13 persen dari gunung api di dunia,” kata Hadi.

Menurut dia, upaya mitigasi bencana menjadi fokus utama PVMBG, mengingat 45 juta jiwa tinggal di sekitar gunung api aktif di Indonesia.

“Erupsi gunung dapat menyebabkan bencana bagi penduduk di sekitarnya, sehingga perlu pemantauan yang terus menerus. Petugas gunung api hampir setiap hari bisa melaporkan lebih dari 10 kali bagaimana kondisi erupsi tiap gunung api yang tersebar di Indonesia,” papar dia.

Baca Juga: Pemerintah akan Terapkan Biodiesel B40 Berbasis Kelapa Sawit Tahun 2025

PVMBG juga terus memperbarui peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) untuk mengidentifikasi daerah berisiko tinggi.

“Kami terus perbarui peta kawasan rawan bencana (KRB), juga melakukan sosialisasi dan pembaruan dengan hasil cek di lapangan,” imbuh Hadi.

Selain itu juga dilakukan pembaruan mitigasi bencana lewat modernisasi peralatan di setiap pos gunung api. Ketersediaan peralatan di setiap 75 pos gunung api di Indonesia diharapkan tercukupi.

Baca Juga: 6 Agustus BRIN Ajak Masyarakat Matikan Lampu Satu Jam, Ini Alasannya

“Modernisasi dilakukan bertahap. Harapan kami, tahun 2029-2030 sudah tuntas. Tentu saja penyediaan modernisasi perlu ada perhatian terkait maintenance dan penggantian (alat) yang rusak,” jelas Hadi.

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana, sosialisasi kepada masyarakat yang dilakukan oleh PVMBG turut melibatkan tokoh masyarakat dan instansi terkait, seperti BPBD serta dinas di pemerintah daerah.

“Sampai saat ini, sosialisasi berjalan dengan baik. Bahkan PGA hampir semuanya memiliki hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar, ” imbuh Hadi. [WLC02]

Sumber: Kementerian ESDM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: alat pemantauan aktivitas gunungearly warning systemGunung SemeruPeta KRBPos Pengamatan Gunung Api

Editor

Next Post
Anggrek langka Dendrobium capra J.J.Smith ditemukan di Gunungkidul. Foto Trubus.

Anggrek Langka Dendrobium capra J.J.Smith Ditemukan di Gunungkidul

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media