Minggu, 18 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Anak-anak Wadas Alami Trauma, Aliansi PKTA: Jangan Libatkan Anak dalam Konflik

Jumat, 11 Februari 2022
A A
Ilustrasi anak dan orang dewasa. Foto skalekar1992/pixabay.com.

Ilustrasi anak dan orang dewasa. Foto skalekar1992/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Lebih baik aparat penegak hukum lebih mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis agar menjadi pembelajaran bagi generasi muda dan anak-anak.

Baca Juga: Walhi Yogyakarta Desak Kapolri Beri Perhatian Peristiwa di Desa Wadas

Pemerintah, aparat penegak hukum, dan publik diminta tidak melakukan apapun yang berakibat buruk bagi anak-anak Wadas. Juga tidak melibatkan anak-anak Wadas dalam konflik.

“Karena kekerasan dalam bentuk apapun akan meninggalkan luka batin dan trauma berkepanjangan. Apalagi anak-anak paling rentan kena dampak negatifnya,” kata Sigit.

Selain itu, Aliansi PKTA juga mendorong lembaga para pemberi layanan, terutama P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) atau UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak) setempat, atau para pekerja sosial untuk segera memberikan dukungan psikososial bagi anak-anak. Baik yang ditangkap, yang terdampak langsung maupun tidak langsung.

“Anak adalah masa depan negeri ini. Jangan dirusak tumbuh kembangnya dengan bentuk-bentuk kekerasan serta tindakan represif yang dipertontonkan di depan mereka,” tegas Sigit. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: anak-anak WadasDesa WadasP2TP2Apenambangan batu andesit Desa WadaspsikososialSP KinasihtraumaUPTD PPA

Editor

Next Post
Harimau sumatra. Foto ppid.menlhk.go.id.

Tiga Harimau Sumatra dari Induk Korban Konflik dengan Manusia Lahir di Sanctuary Barumun

Discussion about this post

TERKINI

  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media