Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Analisis BMKG Gempa Aceh Sabtu Pagi 6,4 Magnitudo

Sabtu, 24 September 2022
A A
Pusat gempa Aceh pada Sabtu pagi, 24 September 2022, magnitudo 6,4. Foto BMKG.

Pusat gempa Aceh pada Sabtu pagi, 24 September 2022, magnitudo 6,4. Foto BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Analisis BMKG, gempa Aceh pada Sabtu pagi, 24 September 2022, dipicu aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia. BNPB melaporkan tidak ada kerusakan dan korban jiwa dampak gempa 6,4 magnitudo tersebut. Catatan kejadian gempa dan tsunami di Provinsi Aceh sejak 2004 hingga 2010, menyebabkan banyak korban jiwa.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, gempa tektonik magnitudo 6,4 terjadi di wilayah pantai barat Sumatera, Aceh Barat, Provinsi Aceh. Gempa terjadi pada pukul 03.52 WIB.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi menyatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 6,2. Episenter gempa terletak pada koordinat 3,75 Lintang Utara, 95,97 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 44 kilometer arah selatan Kota Meulaboh, pada kedalaman 53 kilometer.

Suko Prayitno Adi menyebutkan, gempa di pantai barat Sumatera, Aceh Barat, termasuk jenis gempa dangkal.

Baca Juga: Gempa kembali Guncang Aceh, Pagi ini 6,4 Magnitudo

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Suko Prayitno dalam siaran persnya.

Gempa ini dirasakan di Meulaboh, Aceh Selatan, dan Nagan Raya dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).  Di daerah Aceh Besar, Banda Aceh, Takengon, Bener Meriah, dan Simeulue gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Untuk di daerah Pidie, Idi, Bireun, Langsa dan Aceh Tamiang, guncangan gempa dirasakan denga skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi Tsunami,” ungkap Suko Prayitno.

Baca Juga: Hari Tani Nasional ke-62 Tahun dan Persoalan Lahan Pangan

BMKG mencatat gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo lebih kecil dari gempa sebelum. Gempa susulan terjadi pukul 08.10 WIB dengan magnitudo 2,7.

Menanggapi kejadian gempa Aceh, BMKG merekomendasi agar masyarakat tetap tenang dan waspada kemungkinan terjadinya gempa susulan signifikan, diminta tidak menghuni rumah yang alami kerusakan atau miring karena jika terjadi gempa susulan signifikan dapat mengalami kerusakan lebih berat bahkan bisa roboh.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGcatatan gempa dan tsunami di Acehgempa Acehgempa dan tsunamigempa dangkalgempa tektonikLempeng EurasiaLempeng Indo AustraliaProvinsi Aceh

Editor

Next Post
Banjir di Pakistan seribu orang lebih tewas. Indonesia kirim bantuan kemanusiaan ke Pakistan. Foto Dok BNPB.

Banjir di Pakistan Seribu Orang Lebih Tewas, Indonesia Kirim Bantuan

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media