Wanaloka.com – Ada anggapan populer, bahwa nyamuk lebih menyukai orang dengan golongan darah O. Guru Besar Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, Prof. Upik Kesumawati menjelaskan, anggapan tersebut memiliki dasar ilmiah. Namun bukan berarti golongan darah lain terbebas dari gigitan nyamuk.
Penelitian di Jepang pada 2004 menemukan nyamuk lebih sering mengisap darah individu bergolongan darah O dibandingkan golongan darah lainnya. Upik menjelaskan, karena orang yang bergolongan darah O mempunyai senyawa-senyawa volatil yang lebih banyak dibandingkan orang yang bergolongan darah A. Misalnya, menghasilkan asam laktat atau karbon dioksida (CO2) lebih banyak, sehingga lebih mudah dideteksi oleh nyamuk.
“Tapi semua orang tetap berpotensi digigit nyamuk. Siapa pun bisa dihisap darahnya, hanya saja ada kecenderungan golongan darah O lebih disukai,” kata Upik dalam IPB Podcast yang tayang di kanal YouTube IPB TV, 18 Juni 2026.
Selain golongan darah O, warna pakaian juga memengaruhi ketertarikan nyamuk. Menurut Upik, pakaian berwarna gelap cenderung menyerap panas sehingga membuat tubuh lebih hangat dan menarik bagi nyamuk.
“Nyamuk menyukai kondisi hangat dan lembap. Orang yang menggunakan pakaian gelap lebih sering didatangi nyamuk,” kata dia.
Ia juga menepis mitos bahwa nyamuk dapat menularkan HIV/AIDS. Meskipun nyamuk dapat mengisap darah penderita HIV, virus tersebut tidak berkembang di dalam tubuh nyamuk dan akan mati dalam waktu singkat sehingga tidak dapat ditularkan kembali kepada manusia.






Discussion about this post