Selasa, 22 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Anggapan Nyamuk Lebih Suka Golongan Darah O Ternyata Benar, Mengapa?

Meskipun nyamuk mengisap darah, ternyata darah bukan makanan utama nyamuk.

Kamis, 18 Juni 2026
A A
Ilustrasi nyamuk menggigit. Foto FotoshopTofs/pixabay.com.

Ilustrasi nyamuk menggigit. Foto FotoshopTofs/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Ada anggapan populer, bahwa nyamuk lebih menyukai orang dengan golongan darah O. Guru Besar Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, Prof. Upik Kesumawati menjelaskan, anggapan tersebut memiliki dasar ilmiah. Namun bukan berarti golongan darah lain terbebas dari gigitan nyamuk.

Penelitian di Jepang pada 2004 menemukan nyamuk lebih sering mengisap darah individu bergolongan darah O dibandingkan golongan darah lainnya. Upik menjelaskan, karena orang yang bergolongan darah O mempunyai senyawa-senyawa volatil yang lebih banyak dibandingkan orang yang bergolongan darah A. Misalnya, menghasilkan asam laktat atau karbon dioksida (CO2) lebih banyak, sehingga lebih mudah dideteksi oleh nyamuk.

“Tapi semua orang tetap berpotensi digigit nyamuk. Siapa pun bisa dihisap darahnya, hanya saja ada kecenderungan golongan darah O lebih disukai,” kata Upik dalam IPB Podcast yang tayang di kanal YouTube IPB TV, 18 Juni 2026.

Selain golongan darah O, warna pakaian juga memengaruhi ketertarikan nyamuk. Menurut Upik, pakaian berwarna gelap cenderung menyerap panas sehingga membuat tubuh lebih hangat dan menarik bagi nyamuk.

“Nyamuk menyukai kondisi hangat dan lembap. Orang yang menggunakan pakaian gelap lebih sering didatangi nyamuk,” kata dia.

Ia juga menepis mitos bahwa nyamuk dapat menularkan HIV/AIDS. Meskipun nyamuk dapat mengisap darah penderita HIV, virus tersebut tidak berkembang di dalam tubuh nyamuk dan akan mati dalam waktu singkat sehingga tidak dapat ditularkan kembali kepada manusia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: 3M PlusGolongan Darah OnyamukSKHB IPB University

Editor

Next Post
Potret jejak bintang yang tampak berputar di langit. Foto Dok. BRIN.

Memotret Jejak Bintang yang Tampak Berputar dengan Kamera DSLR di Timau

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media