Sabtu, 23 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Angin Kencang Landa Yogyakarta, Waspadai Dampak Hujan Lebat Esok Hari

Kamis, 3 Februari 2022
A A
Bangunan roboh dampak angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Foto Dok BNPB.

Bangunan roboh dampak angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Angin kencang melanda dua wilayah kabupaten di Provinsi D.I Yogyakarta. Dampak cuaca ekstrem tersebut menyebabkan 50 bangunan alami kerusakan di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul. Hingga besok, Jumat, 4 Februari 2022, wilayah Provinsi Yogyakarta status Waspada dampak hujan lebat.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, fenomena angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

“Tercatat sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat,” kata Muhari pada Kamis, 3 Februari 2022.

Baca Juga: Diterjang Angin Puting Beliung Rumah Warga Musi Rawas Utara Porak-poranda

Diungkapkannya, dari data BPBD Kabupaten Sleman, total kerusakan rumah warga dampak angin kencang berjumlah 29 unit rumah.

“Rincian rumah rusak dengan kategori berat sejumlah 2 unit, rusak sedang 1 dan rusak ringan 26. Selain sektor pemukiman, angin kencang menyebabkan fasilitas umum terdampak 1 unit dan terputusnya jaringan listrik,” kata Muhari.

Ditegaskannya, berdampak angin kencang yang terjadi di Kabupaten Sleman, tidak memicu pengungsian.

“Tidak ada laporan adanya korban luka-luka,” kata Muhari.

Baca Juga: Logam Tanah Jarang Lumpur Lapindo: Potensi Material Energi Hijau atau Kutukan Panjang?

Wilayah Kabupaten Sleman yang dilanda angin kencang Kelurahan Margoluwih dan Margodadi di Kecamatan Seyegan, serta Kelurahan Sendangtirto di Kecamatan Berbah.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: angin kencangBMKGBNPBBPBDhujan disertai angin kencangKabupaten BantulKabupaten Slemanprakiraan berbasis dampak hujan lebatYogyakarta

Editor

Next Post
Salah satu bangunan rusak dampak hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Foto Dok BNPB.

Ini Kerusakan Dampak Angin Kencang di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Discussion about this post

TERKINI

  • Teknologi untuk riset kualitas udara. Foto Dok. BRIN.BRIN Teliti Kualitas Udara Tiga Kota, Bandung Lampaui Batas Aman
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Presiden Prabowo Subianto saat akan menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, 20 Mei 2026. Foto Kris/BPMI Setpres.Cabut PP 21/2026, Potensi Kerusakan SDA Sulit Dipertanggungjawabkan
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Warga Makassar memprotes rencana pendirian PSEL di dekat permukiman. Foto Dok. Walhi Sulawesi Selatan.Proyek PSEL di Makassar dan Yogyakarta, Transisi Darurat Sampah ke Darurat Kesehatan
    In Lingkungan
    Kamis, 21 Mei 2026
  • Ilustrasi warga menolak perampasan tanah adat Pekurehua oleh bank tanah. Foto AI.Masyarakat To Pekurehua Menuntut Bank Tanah Kembalikan Tanah Adat
    In Lingkungan
    Rabu, 20 Mei 2026
  • Ilustrasi kapal penangkap ikan. Foto PublicDomainPictures/Pixabay.com.El Niño Tingkatkan Produktivitas Perikanan, Bukan Nelayan Pesisir yang Diuntungkan
    In Lingkungan
    Selasa, 19 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media