Selasa, 15 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Arbelly Noor, Bersepeda Menembus Hutan Melintasi Italia hingga Norwegia

Cuaca menjadi tantangan terbesar. Meski musim panas, anginnya bisa 45 km/jam dengan suhu 12–20 derajat.

Minggu, 24 Agustus 2025
A A
Alumni Unair dan pesepeda #NorthCape4000, Arbelly Noor. Foto Dok. Arbelly.

Alumni Unair dan pesepeda #NorthCape4000, Arbelly Noor. Foto Dok. Arbelly.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Mengayuh sepeda sejauh 4.000 kilometer melintasi berbagai negara Eropa bukanlah perkara mudah. Namun alumnus Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga (Unair ) dan Magister Manajemen UI, Arbelly Noor telah menempuhnya lewat ajang #NorthCape4000. Perjalanan yang dimulai dari Italia hingga berakhir di Norwegia ini sekaligus menunjukkan tekad, disiplin, dan semangat pantang menyerah.

Kecintaannya pada olahraga telah tumbuh sejak kecil. Mulai dari bola, voli, hingga basket ia geluti secara intens sejak SMA. Peralihan ke sepeda terjadi pada masa pandemi tahun 2021, ketika lapangan basket di Jakarta ditutup.

“Awalnya lari, tapi bosan, lalu beralih ke sepeda. Dari situ saya mulai ikut berbagai trek pendek, hingga akhirnya menemukan tantangan di dunia ultra cycling,” kisah dia.

Baca juga: Menunggu Peta Nasional Ekosistem Laut untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Ultra cycling yang Arbelly ikuti tergolong unsupported, artinya seluruh kebutuhan teknis, kesehatan, dan logistik ditangani sendiri tanpa tim pendukung. Sebelum mengikuti #NorthCape4000, ia telah menempuh berbagai event jarak jauh seperti Tur Surabaya-Mandalika (500-600 km) dan Bentang Jawa (1.500 km).

“Persiapannya butuh tujuh bulan. Latihan rutin 500-800 km per minggu, ditambah nutrisi dan istirahat cukup,” papar dia.

Menembus hutan Eropa

Perjalanan dari Italia menuju Norwegia membawanya melewati berbagai negara seperti  Italia, Jerman, Chekoslowakia, Polandia, Swedia, Finlandia, dan Norwegia. Cuaca menjadi tantangan terbesar. Meski musim panas, anginnya bisa 45 km/jam dengan suhu 12–20 derajat.

Baca juga: Kemacetan, Fasum Terbatas dan Lingkungan Tak Bersih Jadi Tantangan Momen Libur Nasional

“Bagi orang tropis seperti saya, ini cukup menguras tenaga,” jelas dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Arbelly Noorarea hutanNorthCape4000pesepeda

Editor

Next Post
Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.

Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media