Senin, 30 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Arif Satria, Ada 10 Sumber Bioenergi Potensial untuk Transisi Energi

Ada karet, sekam padi, sampah, tebu, kayu, singkong, batang jagung, mikroalga, sampah organik, juga limbah kelapa sawit.

Kamis, 17 Oktober 2024
A A
Rektor IPB University, Arif Satria. Foto www.alumniipbpedia.id.

Rektor IPB University, Arif Satria. Foto www.alumniipbpedia.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Upaya ini juga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Baca Juga: SK PPTKH Beri Kepastian Hukum Status Lahan Warga 10 Kabupaten di Jawa Barat

Sementara limbah dari kelapa sawit, seperti tandan kosong dan serat sawit, juga bisa dimanfaatkan untuk bahan baku bioenergi. Singkong juga berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan baku bioetanol yang dapat diproduksi secara lokal.

“Cassava selama ini hanya digunakan untuk pangan, padahal bisa diolah menjadi bahan bakar alternatif,” ujar Arif.

Potensi lainnya yang mesti diperhatikan adalah mikroalga yang dapat menjadi bahan baku biodiesel dan bioetanol di masa depan. Mikroalga memiliki potensi luar biasa menjadi bahan bakar ramah lingkungan. Meskipun dalam tahap riset harus terus dikembangkan.

Baca Juga: Pengelolaan Taman Nasional Mamberamo Foja Diminta Libatkan Masyarakat Adat

Potensi lain adalah jerami padi dan batang jagung dapat diolah menjadi bahan baku biomassa. Arif menekankan untuk mewujudkan potensi ini lewat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan perguruan tinggi.

“Riset yang kuat dan teknologi yang tepat penting agar hasil riset bisa diimplementasikan dengan baik. Juga mampu mencapai ketahanan energi dan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon sesuai dengan komitmen menuju NZE 2060,” kata dia. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bioenergiEnergi fosilNZE 2060Ramah lingkunganRektor IPB University Prof. Arif Satriatransisi energi

Editor

Next Post
Perairan Morodemak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah jadi pilot project pengembangan pemanfaatan sedimentasi laut, 11 Oktober 2024. Foto KKP.

Sedimentasi Laut Perairan Morodemak Dimanfaatkan dengan Alasan Rehabilitasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media