Senin, 28 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Asal Usul Tradisi Mudik dari Kumpul Kerabat hingga Pamer Kesuksesan

Makna tradisi mudik telah mengalami pergeseran. Dari sekedar kumpul bersama kerabat hingga pamer kekayaan.

Minggu, 1 Mei 2022
A A
Ilustrasi keluarga. Foto tookapic/pixabay.com.

Ilustrasi keluarga. Foto tookapic/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Momen lebaran acapkali disandingkan dengan ritual mudik. Sebuah istilah yang umum dipakai untuk menggambarkan kegiatan seseorang pulang ke kampung halaman. Tradisi ini dipakai bagi umat muslim yang merayakan lebaran Idul Fitri di tanah kelahirannya. Istilah “mudik” berasal dari kata “udik” dari bahasa Melayu yang berarti hulu atau ujung. Mengingat masyarakat Melayu yang tinggal di hulu sungai pada masa lampau sering bepergian ke hilir sungai menggunakan perahu atau biduk. Setelah urusan selesai, mereka kembali pulang ke hulu pada sore harinya. Dengan kata lain, pergi ke muara, kemudian pulang kampung

“Saat orang mulai merantau karena ada pertumbuhan di kota, kata mudik mulai dikenal dan dipertahankan hingga sekarang saat mereka kembali ke kampungnya,” kata Antropolog UGM, Prof Heddy Shri Ahimsa-Putra.

Baca Juga: Ini Tips Mengajak Mudik Hewan Kesayangan

Istilah mudik mulai dikenal luas pada era 1970-an. Tepatnya setelah pada masa Orde Baru melakukan pembangunan pusat pertumbuhan di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan yang menyebabkan orang melakukan urbanisasi pindah ke kota untuk menetap dan mencari pekerjaan. Hubungan kekerabatan saat bekerja dan hidup di kota lama lepas, sementara selama di desa bisa dekat dengan kerabat.

“Kangen pasti. Menunggu libur yang agak panjang agar bisa  kumpul sangat ditunggu. Karena kita di Indonesia masyarakat muslim yang paling banyak sehingga lebaran Idul Fitri jadi pilihan,” papar Heddy.

Baca Juga: Yang Dilakukan dan Dihindari agar Tetap Fit Selama Mudik

Berbeda dengan tradisi pulang kampung di Amerika dan Eropa yang berlangsung saat perayaan Thanksgiving atau perayaan Natal. Namun mudik bagi sebagian orang bukan semata-mata untuk ajang kumpul keluarga. Melainkan juga menjadi ajang bagi sebagian orang untuk pamer atas keberhasilan mereka di tanah perantauan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Idul Fitrikampung halamanLebaranmudikThanksgiving

Editor

Next Post
Ilustrasi uang rupiah. Foto EmAji/pixabay.com.

Hati-hati, Jasa Penukaran Uang di Jalanan Bisa Berakibat Riba

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media