Kamis, 16 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bambang Hero: Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia Sumbang Emisi 50 Persen Lebih

Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan gambut hanyalah keberhasilan semu. Sebab kebakaran telah melalap lahan dan asap yang ditimbulkan merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca dan beracun.

Rabu, 25 Januari 2023
A A
Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB Uiversity,Prof. Bambang Hero Saharjo. Foto infografis.ipb.ac.id

Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB Uiversity,Prof. Bambang Hero Saharjo. Foto infografis.ipb.ac.id

Share on FacebookShare on Twitter

“Setiap stakeholder harus mempertimbangkan dan sepakat bahwa kejadian (kebakaran hutan dan lahan gambut) ini adalah bentuk kejahatan luar biasa (extra ordinary crime),” tegas Bambang.

Tak hanya pengembangan teknologi pencegahan kebakaran hutan, tetapi upaya penegakan hukum kasus kebakaran hutan dan lahan juga merupakan pertanggungjawaban moral sebagai akademisi. Bahwa akademisi juga harus bersedia apabila diminta sebagai ahli di persidangan sebagai bentuk kontribusi terhadap penegakan hukum kebakaran hutan dan lahan gambut.

Baca Juga: Sudah Diperingatkan, Empat Kabupaten di Aceh Dilanda Banjir Ribuan Warga Mengungsi

“Dalam rangka menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik sebagai hak konstitusi setiap warga negara,” ujar Bambang.

Pemadaman Kebakaran
Persoalannya, langkah pengendalian acapkali melompat pada upaya pemadaman, yaitu ketika kebakaran telah terjadi. Tidak melalui fase pencegahan terlebih dahulu. Sementara saat kebakaran telah terjadi, sebagian besar api telah melalap hutan dan lahan gambut. Bukan tidak mungkin percepatan subsiden atau turunnya permukaan tanah gambut akan terjadi lebih cepat karena lahan bekas terbakar tidak segera direstorasi.

“Pemadaman kebakaran itu keberhasilan semu karena emisi sudah dilepaskan ke atmosfer. Jangan sekadar melihat penurunan luas kebakaran yang terjadi. Namun peningkatan emisi gas rumah kaca di beberapa provinsi juga harus diperhatikan,” tegas Bambang.

Baca Juga: Konferta AJI Yogyakarta 2023, Ini Nakhoda Baru AJI Yogyakarta Periode 2023–2026

Penanganan Pascakebakaran
Upaya penanganan pasca kebakaran juga harus dibarengi dengan penegakan hukum yang dikaitkan dengan upaya pemulihan. Penegakan hukum dapat diterapkan melalui sanksi administratif, pidana, maupun perdata.

“Pelaku kebakaran harus bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan sebagai konsekuensi hukum,” imbuh Bambang.

Langkah-langkah pengendalian kebakaran seharusnya melibatkan masyarakat. Berdasarkan hasil kajian dan riset yang telah ia lakukan, pelibatan kelompok masyarakat dalam pengendalian kebakaran sejak awal dapat memberikan implikasi positif.

“Jadi masyarakat harus dilibatkan sebagai partner, bukan sebagai sparing partner,” kata Bambang. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Emisi gas rumah kacaextra ordinary crimeIPB Universitykarhutlakebakaran lahan gambutkejahatan luar biasapemadaman kebakaranpenanganan pascakebakaranpencegahan kebakaranpengendalian kebakaran hutanProfesor Bambang Hero Saharjo

Editor

Next Post
Rob menyebabkan kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang di Kota Semarang, Jawa Tengah, dilanda banjir hingga ketinggian satu meter lebih pada Senin, 23 Mei 2022. Foto Dok BBPD Jawa Tengah

Salah Urus Tata Ruang Jadi Penyebab Utama Bencana Ekologis di Pulau Jawa

Discussion about this post

TERKINI

  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Nelayan Maluku Utara membersihkan jaring dari lumpur sedimentasi. Foto Walhi Maluku Utara.Ancaman dan Peluang Nelayan di Tengah Cuaca Ekstrem
    In Lingkungan
    Minggu, 12 April 2026
  • Ilustrasi hasil rontgen paru pasien TB. Foto freepik.com.Eliminasi TBC, Temukan Kasus secara Aktif dan Waspada Batuk Lebih dari Dua Minggu
    In Rehat
    Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media