Minggu, 1 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir dan Air Sungai Meluap di Belu dan Kendari, 2 Orang Tewas

Kamis, 7 Maret 2024
A A
Kondisi rumah di Kendari yang masih terendam banjir sejak 4 Maret 2024. Foto Dok. BPBD Kendari.

Kondisi rumah di Kendari yang masih terendam banjir sejak 4 Maret 2024. Foto Dok. BPBD Kendari.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hujan deras pada Selasa, 5 Maret 2024 menyebabkan debit air sungai di Desa Derokfaturene, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur terus meningkat. Arus yang deras tersebut mengakibatkan satu orang tewas akibat terseret arus.

Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban tengah melewati sungai untuk membawa hewan ternak sapinya pulang saat hujan deras. Tiba-tiba korban terpeleset, sehingga terbawa arus sungai, Selasa, 5 Maret 2024, sekitar pukul 17.00 Wita.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Belu, Basarnas, TNI, Polri serta relawan melakukan upaya pencarian terhadap warga tersebut. Dua hari kemudian, Kamis, 7 Maret 2024, pukul 10.54 WITA, jenazah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Pantauan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang berlaku 5 Maret 2024 Pukul 07:00 WIB hingga 7 Maret 2024 Pukul 07:00 WIB menyebutkan, bahwa wilayah Nusa Tenggara Timur berpotensi hujan lebat dengan status waspada.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati adanya potensi hujan lebat. Masyarakat juga diminta selalu mengikuti arahan serta imbauan pemda setempat.

Kebanjiran Lagi di Kendari

Banjir juga melanda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin, 4 Maret 2024. Kejadian banjir dipicu hujan intensitas tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang. Juga akibat luapan kali Lasolo sehingga drainase tidak dapat menampung debit air pada pukul 04:00 WITA.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirBMKGBNPBdebit air sungaiKabupaten BeluKota Kendari

Editor

Next Post
Warga terdampat banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Barat dievakuasi, 8 Maret 2024. Foto BPBD Padang.

Banjir Lebih 2 Meter, Sejumlah Wilayah di Sumatra Barat Terendam

Discussion about this post

TERKINI

  • Pencemaran di sungai-sungai di Jabodetabek. Foto Dok. Walhi.Pencemaran Sungai-sungai di Jabodetabek Berulang Setiap Tahun
    In Lingkungan
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Padang lamun. Foto ugm.ac.id.Ada 16.312 Data Keanekaragaman Hayati Kurun 2020-2024 di Indonesia
    In Rehat
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Air melimpas ke jalan raya Purwodadi-Semarang, akibat tanggul tidak mampu menampung debit air di Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari 2026. Foto BPBD Kabupaten Grobogan.Banjir Rendam 34 Desa di Grobogan, Beberapa Tanggul Jebol
    In Bencana
    Senin, 16 Februari 2026
  • Peneliti BRIN melakukan penelitian di Sungai Cisadane. Foto Dok. BRIN.Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Peneliti BRIN Bagikan Strategi Mitigasi Darurat
    In Lingkungan
    Senin, 16 Februari 2026
  • Citra satelit terkait potensi monsun Asia yang menguat. Foto Dok. BMKG.Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Aceh hingga Papua
    In News
    Minggu, 15 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media