Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir dan Longsor Landa Cilacap, Satu Tewas di Dalam Rumah

Senin, 5 Februari 2024
A A
Atap rumah nyaris rubuh akibat angin kencang di Sidoarjo,Jawa Timur, 4 Februari 2024. Foto Dok. BPBD Sidoarjo.

Atap rumah nyaris rubuh akibat angin kencang di Sidoarjo,Jawa Timur, 4 Februari 2024. Foto Dok. BPBD Sidoarjo.

Share on FacebookShare on Twitter

Angin Kencang di Sidoarjo

Sementara satu warga Desa Kedung Wonokerto, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur tewas akibat kejatuhan material bangunan yang dipicu angin kencang, Minggu, 4 Februari 2024.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo mengidentifikasi korban tewas adalah warga berusia 54 tahun. Sedangkan dua warganya lainnya mengalami luka-luka saat angin kencang terjadi bersamaan hujan ringan hingga lebat pada pukul 15.00 hingga 16.30 WIB. Mereka yang luka-luka telah mendapatkan perawatan Kesehatan di Rumah Sakit Yapalis dan di Puskesmas Prambon.

Desa lain di Prambon yang dilanda angin kencang adalah Desa Bendo Tretek. Angin kencang juga melanda di beberapa wilayah di tiga kecamatan lain, yaitu Kecamatan Krian, Balongbendo dan Tarik. Laporan BPBD setempat menyebutkan kelurahan atau desa terdampak di kecamatan tersebut, yaitu Kelurahan Krian, Desa Kemangsen dan Kalimati.

Baca Juga: Gambut di Riau, Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan Jadi Prioritas Restorasi

Sejumlah kerusakan rumah warga tercatat ketika bencana hidrometeorologi basah ini menerjang desa-desa di Sidoarjo. Data sementara menyebutkan rumah rusak ringan di Prambon sebanyak 21 unit dan Krian 96 unit. BPBD setempat masih melakukan pendataan di lokasi terdampak.

Selain mengakibatkan kerusakan atap rumah, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon. Pohon-pohon tumbang terjadi di bypass Krian, bypass Balongbendo, jalan raya Prambon dan kantor Kecamatan Prambon.

Baca Juga: Isu Masyarakat Adat Terabaikan Capres Cawapres Pemilu 2024

Prakiraan cuaca BMKG pada 6 Februari 2024, Kecamatan Prambon masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir.

Menghadapi bahaya angin kencang, BNPB mengimbau warga untuk waspada dan siap siaga. Melihat korban disebabkan reruntuhan material bangunan, warga dapat melakukan penguatan dan memastikan struktur rangka atap rumah yang kokoh. Untuk menghindari dampak pohon tumbang, masyarakat dapat memangkas ranting-ranting pohon yang ada di sekitar rumah. [WLC02]

Sumber: BNPB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: angin kencangBanjir dan LongsorBNPBKabupaten CilacapKabupaten Sidoarjo

Editor

Next Post
Pohon tumbang dampak dari angin puting beliung di Sumedang, Jawa Barat, 21 Februari 2024. Foto Dok. BPBD Sumedang.

Tornado Pertama, 493 Rumah Warga Kabupaten Bandung Rusak

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media