Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir di Pohuwato Dua Ribu Lebih Warga Terdampak

Minggu, 16 Juni 2024
A A
Banjir melanda Pohuwto tersebar di empat kecamatan yang berdampak terhadap dua ribu lebih penduduk. Foto BNPB.

Banjir melanda Pohuwto tersebar di empat kecamatan yang berdampak terhadap dua ribu lebih penduduk. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Banjir yang melanda Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, berdampak terhadap dua ribu lebih penduduk di empat kecamatan. Banjir terjadi dampak tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu, 15 Juni 2024.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan banjir di Pohuwato tersebar di empat kecamatan yakni Kecamatan Duhiadaa, Kecamatan Patilanggio, Kecamatan Marisa dan Kecamatan Taluditi.

“Banjir menyebabkan terganggunya aktivitas perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat setempat,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari pada Minggu, 16 Juni 2024.

Baca Juga: Siasat Petani Lestari Kulon Progo Beradaptasi dengan Perubahan Iklim (Bagian 2)

Berdasarkan data yang diterima BNPB, sebanyak 2.125 penduduk terdampak dan sebanyak 901 rumah terendam banjir.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjir Pohuwatocurah hujan tinggiProvinsi Gorontalo

Editor

Next Post
KLHK, Komisi IV DPR dan DPD usai Raker Pengambilan Keputusan Pembahasan RUU KSDAHE di Komisi IV DPR, 13 Juni 2024. Foto PPID KLHK.

Ini Poin-poin Revisi UU KSDAHE yang Disetujui Masuk Sidang Paripurna DPR

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media