Abdul Muhari menyebutkan, banjir Garut yang terjadi pada Jumat malam kemarin, merendam 295 unit rumah, menimbulkan kerusakan rumah penduduk fasilitas umum.
“Rumah rusak berat sebanyak 9 unit. Selain itu, infrastruktur terdampak berupa fasilitas pendidikan 2 unit, fasilitas umum 4 unit, dan akses jalan terputus di Kampung Ujung,” kata Muhari.
Kondisi terkini, banjir yang melanda 20 desa Kabupaten Garut telah surut.
Baca Juga: Memasang Jerat Berburu Satwa Liar Bisa Dipidana 5 Tahun Penjara
BNPB meminta masyarakat untuk waspada potensi hujan pada Minggu, 17 Juli 2022.
“Prakiraan cuaca esok hari (Minggu, 17 Juli 2022), wilayah terdampak masih berpeluang hujan ringan. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Garut, masyarakat setempat perlu mewaspadai peringatan dini potensi hujan yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang pada siang hingga malam,” kata Muhari. [WLC01]
Discussion about this post